Berita Kota Kupang

Bawaslu NTT Berharap Peserta Pemilu Taat Regulasi

Kampanye bagi peserta pemilu 2019 sudah dimulai sejak 23 September 2018 dan akan berakhir pada 13 April 2019

Bawaslu NTT Berharap Peserta Pemilu Taat Regulasi
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Jemris Fointuna

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Peserta pemilu 2019 diharapkan menaati semua regulasi yang ada berkaitan dengan kampanye. Pelanggaran terhadap aturan kampanye akan dikenakan sanksi hingga pidana pemilu.‎

Hal ini disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (25/9/2018).

Menurut Jemris, kampanye bagi peserta pemilu 2019 sudah dimulai sejak 23 September 2018 dan akan berakhir pada 13 April 2019 Karena itu, Bawaslu NTT mengharapkan kepada peserta pemilu agar menaati semua regulasi tentang kampanye.

"‎Peserta kampanye harus mengikuti aturan kampanye yang tertuang di PKPU No 23 Tahun 2018 sebagaimana telah diubah menjadi PKPU No 28 Tahun 2018 tentang kampanye. Semua kegiatan kampanye harus berpatokan pada regulasi itu," kata Jemris.

‎Dia menjelaskan, parpol dan tim kampanye diharapkan tidak melibatkan perangkat di desa atau kelurahan, PNS, pegawai pemerintah daerah dan honorer.

"Jadi perangkat di desa dan kelurahan itu juga termasuk RT dan RW di wilayah masing-masing. Apabila adanya pelanggaran maka itu merupakan tindak pidana pemilu," katanya.

Lebih lanjut, Jemris meminta agar peserta pemilu agar tidak menerima sumbangan -sumbangan dari pihak asing.
Dikatakan, Bawaslu NTT telah menginstruksikan kepada Bawaslu di kabupaten dan kota sampai di desa/kelurahan agar mengawasi secara ketat agar peserta pemilu tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran sebagaimana tertuang dalam aturan tentang kampanye.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved