Berita Flores Timur Terkini
Hadiri Pesta Adat Masyarakat Watowiti, Ini Pesan Agus Boli
Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli menghadiri puncak pesta adat rehabilitasi rumah adat masyarakat adat Watowiti Desa Tuwagoetobi
Penulis: Felix Janggu | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli menghadiri puncak pesta adat rehabilitasi rumah adat masyarakat adat Watowiti Desa Tuwagoetobi Kecamatan Ilemandiri, Jumat petang (21/9/2018).
Agus Boli meluangkan waktu bersama masyarakat hingga dini hari Sabtu (22/9/2017). Agus Boli tampak menikmati kebersamaan dengan masyarakat adat.
Agus Boli menyampaikan pesan agar masyarakat terutama generasi muda Watowiti perlu menjaga peradaban manusia Flores Timur.
Baca: Agus Boli Hadiri Pesta Rehabilitasi Rumah Adat Masyarakat Watowiti Desa Tiwatobi
Ia menyebutkan tiga pilar utama, sebagai kekuatan utama bagi sebuah peradaban yakni pilar pemerintah, pilar agama dan pilar adat budaya.
Tiga pilar yang menjadi tiga batu tungku peradaban ini, kata Agus Boli menjadi kunci suksesnya pembangunan di daerah.
Baca: Satlantas Polres Sumba Timur Berikan Bantuan 30.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita
"Mari kita jaga tiga batu tungku ini untuk menyukseskan pembangunan di Flores Timur," kata Agus Boli.
Agus Boli berharap kepada para tetua adat agar terus menerus meriwayatkan ajaran-ajar luhur para leluhur Lamaholot kepada generasi muda agar menjadi jati diri dan bekal untuk menghadapai pengaruh Globalisasi.
Memelihara adat budaya apakah itu berupa ritus-ritus seremonial, situs-situs adat yakni 'Nuba Nara" dan ajaran-ajaran luhur leluhur, kata Agus Boli merupakan tindakan mulia untuk membangun dan mempertahankan peradaban Lamaholot.
"Kita perlu tularkan kepada generasi muda Flotim ajaran leluhur Lamaholot yang nilai-nilainya selaras dengan Pancasila yang saya sebut Pancasilanya Lamaholot yakni "Nobo Lema"," kata Agus Boli.
Sila pertama Ketuhanan yang maha esa selaras dengan "Nobo Toun, Ama Tuan Rera Wulan, Ina Guna Tana Ekan.
Sila kedua Kemanusiaan Yang adil dan beradab selaras dengan "Nobo Ruhan, Kakan Keru Arin Baki.
Sila ketiga Persatuan Indonesia selaras dengan "Nobo Telhon, Puin Taan Uin Gahan Taan Kahan".
Sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaran Perwakilan selaras dengan "Nobo Pat, Pupu Hugu Tobo Baun Hama-hama Tutu Marin Umenglamak Lewotana.
Sila kelima Keadilan sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia selaras dengan "Nobo Lemha,Tekan tabe Giket Hukut Tenu Tabe Lobo Luan".
"Karena itu kita bangga jadi org Lamaholot. Orang muda mesti banyak bergaul dan mendengar petuah-petuah orang tua adat agar paham nilai-nilai luhur Lamaholot ini," kata Agus Boli. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/agus-boli-saat-menghadiri-pesta-adat-masyarakat-adat-watowiti-dikalungi-dan-disambut-secara-adat_20180923_105727.jpg)