Berita Flores Timur Terkini

Agus Boli Hadiri Pesta Rehabilitasi Rumah Adat Masyarakat Watowiti Desa Tiwatobi

Rehabilitasi rumah adat atau Korke menjadi salah satu ritus adat tahunan bagi masyarakat adat di Flores Timur-NTT.

Agus Boli Hadiri Pesta Rehabilitasi Rumah Adat Masyarakat Watowiti Desa Tiwatobi
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli memeriahkan puncak pesta adat masyarakat adat Watowiti Desa Tuwagoetobi Ilemandiri membantu minuman Jumat malam (21/9/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Rehabilitasi rumah adat atau Korke menjadi salah satu ritus adat tahunan bagi masyarakat adat di Flores Timur-NTT.

Masyarakat suku bahu membahu membongkar atap rumah ada terbuat dari daun lontar, lalu menggantinya dengan daun lontar yang baru.

Demikian halnya dengan masyarakat adat Watowiti Desa Tuwagoetobi Kecamatan Ilemandiri Flores Timur.

Baca: Satlantas Polres Sumba Timur Berikan Bantuan 30.000 Liter Air Bersih untuk Warga Padadita

Selama tiga hari sejak Rabu (19/9/2019) dan berpuncak pada Jumat malam (21/9/2018) dengan pesta adat seluruh masyarakat suku.

Wakil Bupati Flotim Agustinus Payong Boli menghadiri puncak pesta adat, bahkan berada bersama masyarakat sejak Jumat sore (21/9/2018) sampai Sabtu dini hari (22/9/2018).

Baca: Parpol Wajib Laporkan Dana Kampanye Sebelum Malam Tiba

Agus Boli bahkan membantu minuman kaleng dan susu bagi orang tua di acara terbesar bagi masyarakat suku.

Sepanjang malam selama tiga hari penuh masyarakat berpesta. Siang harinya bergotong royong merehap rumah adat bersama.

Agus Boli sepanjang malam berbaur dengan orang tua, para ibu yang menari sambil bersendagurai. Sebagian masyarakat sibuk memotong daging dan sebagaian lagi duduk melingkar sambil minum arak.

Daging yang dipotong akan dibagikan kepada setiap masyarakat yang datang di rumah adat. Keluarga-keluarga masing-masing membawa bekal dari rumah dan makan bersama di rumah adat.

Suasana malam itu cukup ramai dengan iringan musik tradisional, gendang dan gong. Seluruh masyarakat berkumpul di satu tempat. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved