Berita NTT Terkini

Viktor Laiskodat: Gerbang Pembayaran Nasional Identitas Kedaulatan Bangsa

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan GPN bukan saja sebuah desain sistem pembayaran tetapi identitas kedaulatan bangsa.

Viktor Laiskodat: Gerbang Pembayaran Nasional Identitas Kedaulatan Bangsa
POS-KUPANG.COM
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) bukan saja sebuah desain sistem pembayaran tetapi identitas kedaulatan bangsa.

Karena itu, GPN harus dimaknai sebgai bentuk untuk memperkenalkan jati diri bangsa dalam era digitalisasi dunia saat ini.

Penegasan itu disampaikan Viktor pada Peluncuran GPN di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (22/9/2018).

Baca: NTT Dapat DAK Rp 23,9 Miliar, Ini Paket Jalan yang Dikerjakan

Viktor berharap, kick off GPN hari itu mampu digunakan untuk membangkitkan rasa ke-Indonesiaan adan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

"Ini perlu saya garis bawahi karena saya melihat masih banyak masyarakat kita saat ini cenderung menggunakan pembayaran secara tunai. Ini juga menyelamatkan kita untuk bagaimana kita bertransaksi dan mengawasi seluruh transaksi di NTT ini. Saya juga ingin GPN menjadi alat transaksi pada pasar-pasar tradisional. Saya minta teman-teman dari perbankan dan Bank Indonesia mampu menyiapkan program ini secara baik. Terutama di Timor karena di Timor ada Timor Leste," kata Viktor.

Baca: Diduga Dihantam Badai, Nelayan Ini Hilang Saat Melaut

Viktor juga berharap GPN juga bisa dipakai di Timor Leste. "Saya berharap seperti itu karena negara ini negara besar dengan populasi terbesar keempat di dunia. Kita harus mempunyai mimpi besar ke depan. Bangsa besar harus punya mimpi besar. Kita harus mampu melahirkan produk-produk unggulan yang melahirkan kebanggaan bagi kita sebagai bangsa Indonesia. Peristiwa hari ini tidak sekedar memperkenalkan system pembayaran tapi memperkenalkan jati diri bangsa ini bahwa bangsa ini memiliki semangat yang tinggi dalam membangun seluruh budaya bangsa termasuk cara pembayaran non tunai. Saya sangat mendukung dan dari awal mendorong agar system pembayaran ini secepatnya," demikian Viktor.

Dengan GPN, Viktor juga berhrap bisa memantau transaksi-transaksi mencurigakan dan transaksi untuk membiayai kejahatan seperti gerakan-gerakan terorisme. Peluncuran GPN ditandai dengan peniupan terompet tradisional dan pelepasan balon oleh Ibu Julie Laiskodat dan Ibu Yosep Nai Soi. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved