Berita Kabupaten Belu

Pendaftaran CPNS 2018 6 Hari Lagi-Kabupaten Belu Tak Dapat Formasi, Ini Penjelasan Wabup

Pendaftaran CPNS 2018 6 Hari Lagi-Kabupaten Belu Tak Dapat Formasi, Ini Penjelasan Wabup

Pendaftaran CPNS 2018 6 Hari Lagi-Kabupaten Belu Tak Dapat Formasi, Ini Penjelasan Wabup
POS KUPANG/EDY BAU
Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan 

Saya tidak bisa mengatakan hal ini masih diperjuangkan karena kenyataannya kita nol formasi," kata Ose Luan.

Menurut Ose Luan, awalnya Menpan RB memberikan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota untuk segera mengusulkan formasi CPNS mulai dari Desember 2017 dan batas akhir Januari 2018.

Baca: Gabriel Goa Desak 24 ASN Ungkap Aktor Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Rote Ndao

Baca: Pemkab Kupang Salut Penataan Kawasan Perbatasan di Oepoli

Baca: Batu Cermin Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Direktur BPJS Sampaikan Ini

 

Selanjutnya, komunikasi Menpan dengan pemerintah daerah bisa melalui online dan grup WA.

Dan di daerah ditangani oleh dinas teknis, khususnya bidang pengembangan sumber daya manusia.

Dalam perjalanan waktu dari Januari 2018, ada surat masuk dari Menpan-RB melalui sistem online dan selanjutnya Kepala Bidang Pengembangan SDM mendownload surat tersebut.

Setelah di download, suratnya tidak diteruskan kepada pimpinan tingkat atas seperti kepala badan, Sekda, Wakil Bupati dan Bupati, tetapi disimpan saja di kepala bidang.

"Ada surat dari menpan yang di donwload. Setelah download kepala bidang tidak teruskan ke pimpinan tingkat atas sehingga pimpinan tidak tahu.

Saya sendiri belum lihat itu surat. Tiba dari Menpan sudah final dan kita dapat nol formasi," kata Ose Luan.

Baca: Wanita Ini Ungkap Karakter Julie Laiskodat, Tak Disangka Begini Komentar Netizen

Baca: Tersangka MBM Dapat Ganja 204,81 Gram dari Bandung

Baca: Segera Tayang, MBC Rilis Poster Drama Korea Bad Papa: Catat Jadwalnya!

Menurut Ose Luan, kekosongan formasi CPNS di Kabupaten Belu tahun 2018 benar-benar kesalahan pemerintah daerah, bukan kesalahan Menpan RB. Kesalahan ini muncul karena putusnya komunikasi di setiap tingkatan.

Meski demikian, Ose Luan menegaskan, dirinya tidak mau cuci tangan dalam masalah tersebut. Kemudian, masalah tersebut tidak sepenuhnya menjadi kesalahan staf semata, tetapi menjadi tanggungjawab pemerintah.

Halaman
123
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved