Berita Kampung Gurusina

PERMADA Kupang Kunjungi Korban Kebakaran Kampung Adat Gurusina

Keluarga besar perhimpunan mahasiswa Ngada (Permada Kupang) mengunjungi korban musibah kebakaran Kampung Adat Gurisina.

PERMADA Kupang Kunjungi Korban Kebakaran Kampung Adat Gurusina
ISTIMEWA
Suasana saat Anggota Permada Kupang kunjungi Korban Kebakaran Kampung Adat Gurusina di Desa Watumanu, Jerebu'u Kabupaten Ngada, Rabu (22/8/2018).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Keluarga besar perhimpunan mahasiswa Ngada (Permada Kupang) mengunjungi korban musibah kebakaran Kampung Adat Gurisina.

Siaran Pers yang diterima POS KUPANG.COM, Kamis (23/8/2018) menyebutkan, Permada mengunjungi Kampung Gurusina, Rabu (22/8/2018) dan kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian serta aksi sosial dengan mengunjungi korban kebakaran di kampung Gursina yang terbakar beberapa waktu lalu.

Selain mengunjungi mereka juga membawa bantuan berupa alat tulis utk disumbangkan bagi anak-anak korban kebakaran.

Anggota Badan Pengurus Permada Kupang, Ivan Djawa, mengatakan, aksi sosiali tersebut merupakan bentuk solidaritas dan rasa empati mendalam terhadap korban kebakaran.

Mahasiswa yang akrab Ivan ini mengatakan Permada adalah lembaga perhimpunan mahasiswa yang punya agenda tetap tahunan untuk melakukan bakti sosial di daerah Ngada.

Tanpa diduga juga terjadi kebakaran di kampung adat gurusina maka Permada secara responsif mengambil bagian untuk meringankan beban para korban kebakaran.

"Namun ada hal yang menurut Permada patut untuk dipertanyakan yaitu ditemukan laporan dari data kunjungan tamu dan data bantuan bahwa sampai saat ini lembaga DPRD kabupaten Ngada belum pernah datang mengunjungi kampung korban kebakaran tersebut. Menurut Permada bahwa hal merupakan representasi sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat. DPRD secara gamblang mengangkangi masyarakatnya sendiri," ujar Ivan.

Informasi yang diterima POS KUPANG.COM, sampai berita ini diturunkan belum ada kunjungan atas nama Lembaga DPRD kabupaten Ngada yang datang berkunjung.

"Permada sendiri juga berharap agar korban kebakaran cepat pulih dari trauma kebakaran dan berharap agar kampung adat ini segera dibangun kembali.
Permada juga berterima kasih terhadap berbagai pihak yang sudah berkenan dengan caranya masing masing membantu korban kebakaran di kampung adat Gurusina," jelas Ivan.

Us Wedho yang juga merupakan badan pengurus Permada Kupang, mengatakan, kebakakran ini perlu ditelusuri secara baik, karena dengan adanya kebakaran ini Ngada telah kehilangan salah satu aset wisata yang secara langsung meningkatkan PAD Ngada.

"Berharap agar ke depannya Pemda perlu menyiapkan langkah antisipatif pada kampung-kampung adat lainnya dengan menyiapkan fasilitas pemadam kebakaran di lokasi kampung-kampung adat tersebut," ungkap Us.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved