Berita Piala AFF U 16 2018

Dedi Mulyadi Bangga Anak Didiknya Cetak Gol pada Laga Indonesia Vs Thailand

Fajar Faturahman, menjadi satu-satunya pencetak gol di waktu normal saat Timnas U-16 Indonesia melawan Timnas U-16 Thailand.

Dedi Mulyadi Bangga Anak Didiknya Cetak Gol pada Laga Indonesia Vs Thailand
KOMPAS.com/ISTIMEWA
Dedi Mulyadi bersama empat anak didiknya yang menjadi skuad Timnas U-16. 

"Anak ASAD yang muslim shalat subuh berjamaah kemudian mengaji. Teman-temannya yang non-muslim menyesuaikan mempelajari kitab agamanya. Intinya, bangun pagi menjadi kewajiban. Ini belajar karakter," ujar Alwi menirukan gaya bicara Dedi Mulyadi.

Dalam skuad asuhan pelatih Fachri Husaini, terdapat lima pemain lulusan ASAD Jaya Perkasa. Mereka adalah Yadi Mulyadi, Hamsa Medari Lestahulu, Muhammad Fajar Faturrahman, Ahludz Dzikri, dan Muhammad Talaohu.

Kekuatan anak desa
Pemilihan anak desa untuk menjadi siswa ASAD bukan tanpa alasan. Menurut Alwi, kultur anak desa cenderung kuat dan tidak cengeng saat menerima pengajaran.

Meskipun, ia mengakui bahwa kultur tersebut ada di anak kota dalam frekuensi yang tidak massif.

"Kuat dalam berbagai hal dan mudah diarahkan, tidak cengeng. Ini terus terang saja melatarbelakangi saya dan Kang Dedi untuk terus 'apruk-aprukan' (menjelajahi) desa. Kita konsisten mencari bibit pemain sepak bola," katanya.

Dedi Mulyadi sendiri mengamini keterangan koleganya tersebut. Fans fanatik klub premier league Chelsea itu mengaku saat ini sedang melanjutkan tren positif pembinaan.

Momen Agustusan ia gunakan untuk menggelar turnamen sepakbola. Batas usia di bawah 15 tahun ditentukan agar dapat diarahkan menjadi pemain sepak bola profesional.

Selain itu, para orang tua diwajibkan menonton pertandingan mereka untuk memberikan dukungan moral.

"Nanti masuk seleksi kita, ada kontrak sampai umur 18 tahun kita bina menjadi pemain sepakbola modern," ujar Dedi.

Dedi menyebut siswa berprestasi yang dicetak ASAD harus fokus selama menjalani latihan. "Kalau berprestasi tidak boleh dulu menjadi model iklan, harus fokus. Kita sekarang ada turnamen sampai Desember, empat kabupaten kita libatkan," tambahnya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved