Berita Gempa Lombok

Sebanyak 344 Gempa Terdekati di Lombok Sejak 29 Juli

BMKG mendeteksi 344 gempa di Lombok sejak gempa 6,4 Skala Richter mengguncang wilayah itu pada 29 Juli sampai Kamis pagi.

Editor: Ferry Ndoen
.(Dok AMAN NTB)
Ilustrasi - Rumah-rumah warga luluh lantak pascagempa 7 Skala Richter (SR) di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, NTB, Senin (6/8/2018) 

POS KUPANG.COM -  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 344 gempa di Lombok sejak gempa 6,4 Skala Richter mengguncang wilayah itu pada 29 Juli sampai Kamis pagi.

"Telah terjadi 344 kali gempa, 17 kali diantaranya bisa dirasakan manusia," kata Kepala BMPK Dwikorita Karnawati di Mataram, Lombok Kamis.

Ia menjelaskan gempa berkekuatan 3.0 SR ke atas bisa dirasakan manusia, namun yang di bawahnya hanya bisa dideteksi alat sensor dan binatang tertentu.

Kepala BMKG menjelaskan pula bahwa gempa susulan setelah gempa 7 Skala Richter pada 5 Agustus kekuatannya sudah cenderung melemah dan tidak menyebabkan kerusakan, karenanya warga aman kembali ke rumah masing-masing.

"Warga sudah boleh jika ingin kembali ke rumah, keadaan sudah berangsur aman," katanya.

Titik puncak getaran gempa dan potensi tsunami, menurut dia, sudah terlewati dan yang muncul hanya gempa susulan yang semakin mengecil kekuatannya.

Sensor-sensor pendeteksi gempa sudah menunjukkan angka yang wajar untuk patahan yang berada di laut Flores. Gempa susulan, menurut dia, masih akan sering terjadi namun tidak akan menimbulkan dampak yang merusak. (*)

Sumber:
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved