Berita Kabupaten Kupang

Pendeta Juliana Para Ede Antusias Peserta Konven Kaum Bapa Sinode GMIT

Pendeta Gereja Getsemani Tarus Timur, Juliana Para Ede, antusias sambut peserta kegiatan Kaum Bapa Sinode GMIT, Selasa (24/7/2018).

Pendeta Juliana Para Ede Antusias Peserta Konven Kaum Bapa Sinode GMIT
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Pendeta Juliana Para Ede di Gereja Getsemani Tarus Timur, Selasa (24/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pendeta Gereja Getsemani Tarus Timur, Juliana Para Ede, antusias sambut peserta kegiatan Kaum Bapa Sinode GMIT, Selasa (24/7/2018).

Hal itu ia sampaikan kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (24/7/2018) di sela kesibukannya menerima para peserta kegiatan di gereja Getsemani Tarus Timur.

Baca: Komnas HAM Minta Kejagung Bawa 9 Kasus Ini ke Pengadilan, Apa Saja?

"Ini tentu rahmat bagi kami dan seluruh umat gereja ini. Saya secara pribadi juga mewakili jemaat sangat senang kami dipercayakan menjadi tuan rumah konven ini," ungkapnya.

Ia menjelaskan persiapan jemaat setempat sudah sangat matang menyambut kegiatan ini.

"Yah sejak tiga bulan lalu kami sudah adakan pertemuan dengan jemaat dan panitia penyelenggara. Segala persiapan mulai dari konsumsi, jalannya dan penginapan sudah diatur semua," ungkapnya.

Utusan dari 46 klasis GMIT yang ikut dalam kegiatan tersebut berjumlah lima orang, dari unsur pendeta, pengajar, penatua dan pelayan gereja.

Mereka ini, jelasnya, selama kegiatan berlangsung sejak 24/7/2018 hingga 28/7/2018 akan menginap di rumah-rumah umat jemaat gereja Getsemani Tarus Timur.

Sementara sekretaris panitia pelaksana kegiatan, Dr. Ir. Ayub Meko. MSIH, menjelaskan konven ini diadakan dalam rangka meningkatkan kapasitas kerja kaum bapa dan jejaringnya dalam mewujudkan pelayanan yang baik kepada kebutuhan gereja dan masyarakat.

"Kaum bapa dianggap sebagai imam dalam keluarga. Untuk itu dia punya peran penting membentuk keluarganya dalam kaitannya dengan pelayanan kepada gereja dan masyarakat," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya mereka akan dibekali berbagai konsep mengenai penguatan kapasitas peran mereka dalam lingkungan gereja bagi pembangunan bangsa.

Kegiatan dimaksud antara lain seminar, pelatihan, diskusi kelompok terkait tema - tema krusial seputar pelayanan kaum bapa di lingkungan GMIT dan masyarakat. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved