Berita Lembata

BKD Lembata Butuh Waktu Satu Minggu Periksa Naskah Ujian

BKD-PSDM Kabupaten Lembata membutuhkan waktu satu minggu untuk memeriksa lembar jawaban peserta ujian penerimaan tenaga honor gelombang kedua.

BKD Lembata Butuh Waktu Satu Minggu Periksa Naskah Ujian
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Para peserta saat mengikuti ujian penerimaan tenaga honor di SMP St. Pius X Lewoleba, Kamis (19/7/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata membutuhkan waktu satu minggu untuk memeriksa lembar jawaban peserta ujian dalam seleksi penerimaan tenaga honor gelombang kedua ini.

"Kami butuh waktu paling lama satu minggu untuk memeriksa lembar jawaban peserta. Sebab peserta ujian kali ini lebih banyak dibandingkan dengan gelombang pertama kali lalu. Untungnya, saat ini hanya satu mata ujian saja, yakni tes kompetensi dasar, sehingga pemeriksaan lembar jawaban hanya fokus pada naskah soal tersebut."

Baca: Wabup Flotim Periksa Stok Obat di Gudang Dinas Kesehatan, Ini Hasilnya

Hal itu disampaikan Plt Kepala BKD-PSDM Kabupaten Lembata, Patrisius Udjan ketika ditemui POS-KUPANG.COM di sela-sela kesibukannya mengawasi pelaksanaan ujian di SMP St. Pius X Lewoleba, Kamis (19/7/2018).

Dikatakannya, ia belum tahu apakah jumlah peserta yang mengikuti ujian tersebut, sesuai dengan jumlah peserta yang mendaftar atau tidak. Karena faktanya, yang melamar sebanyak 2.415 orang tapi saat ujian tersebut, ada kursi yang tidak ditempati peserta. Itu artinya ada yang tidak ikut ujian.

Dia mengatakan, ujian penerimaan tenaga honor itu hanya dilaksanakan satu hari saja, yakni Kamis (19/7/2018). Tidak ada yang namanya ujian susulan, apalagi ujian ulang. Karena formasi yang disiapkan pemerintah kabupaten sangat terbatas, yakni hanya untuk 300 orang.

Itu berarti ribuan peserta tersebut harus bersaing untuk merebut 300 peluang yang ada. Dan, persaingan tersebut hanya melalui seleksi yang diselenggarakan saat ini. Itulah sebabnya dirinya selalu mengimbau peserta untuk bersiap diri. Karena hanya dengan cara itu peserta bisa lolos dari ujian itu. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved