Tiga Top News

BERITA POPULER: 10 Drakor Populer, Kemenangan Timnas Indonesia dan Mgr Ewaldus Jadi Uskup Maumere

Baca kembali berita-berita paling populer di Pos-Kupang.com edisi Sabtu 14 Juli 2018.

BERITA POPULER: 10 Drakor Populer, Kemenangan Timnas Indonesia dan Mgr Ewaldus Jadi Uskup Maumere
(SUCI RAHAYU/BOLASPORT.COM)
Penyerang timnas U-19 Indonesia, Feby Eka, melakukan selebrasi setelah mencetak gol pada laga perebutan tempat ketiga Piala AFF U-19 melawan timnas Thailand, di Stadion Deltras Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018). 

Tetapi, tendangan pemain Sriwijaya FC itu masih bisa diblok oleh pemain belakang Thailand.

 Gol yang ditunggu-tunggu Timnas U-19 Indonesia akhirnya hadir pada menit ke-35, penetrasi Feby Eka dari sisi kiri serangan berbuah manis.

Skema serangan balik cepat skuat Garuda Nusantara akhirnya berhasil menembus kokohnya lini pertahanan Sittichok Paso dkk.

Dengan gol ini, Indonesia unggul atas Thailand dengan skor 1-0.

Di penghujung babak pertama, kedua tim sempat terlibat friksi.

Keributan ini berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh kapten Thailand, Sittichok Paso, terhadap Syahrian Abimanyu.

Todd Rivaldo Ferre yang terpancing emosinya lantas memukul kepala Sittichok.

Akibatnya, kedua tim sempat bersitegang.

Beruntung, friksi ini tak berakhir dengan keributan.

Hingga berakhirnya babak pertama Indonesia berhasil unggul atas Thailand dengan skor 1-0.

Babak Kedua

Begitu babak kedua dimulai, skuat asuhan Indra Sjafri langsung melakukan kesalahan fatal.

Kiper Muhammad Aqil Saviq melakukan tendangan gawang yang tak menjangkau rekannya.

Bola sepakannya malah jatuh di kaki pemain Thailand.

Kesalahan ini langsung dieksploitasi oleh lawan.

Bola langsung diberikan ke Matee Sarakum yang berdiri tanpa kawalan.

Beruntung, tendangan pemain bernomor punggung 9 ini mampu diantisipasi oleh Aqil Saviq.

Skema serangan balik cepat Timnas U-19 Indonesia pada menit ke-58 hampir saja berbuah manis.

Umpan panjang Todd Rivaldo gagal diantisipasi oleh bek Thailand dan jatuh di kaki Witan Sulaiman.

Witan pun berlari kencang ke jantung pertahanan Thailand.

Baca: Duet Ceko Krejcikova-Siniakova Mampu Menjuarai Ganda Putri Wimbledon

Sayang, tendangannya masih bisa diamankan dengan sempurna oleh kiper lawan.

Indra Sjafri melakukan perubahan dalam komposisi pemain.

Sang pencetak gol Feby Eka ditarik keluar digantikan oleh Egy Maulana Vikri.

Pada menit ke-78, pelatih berusia 55 tahun itu kembali melakukan pergantian pemain.

Muhammad Rafli Mursalim yang terlihat kesakitan setelah dilanggar pemain Thailand, harus ditarik keluar digantikan oleh Rafi Syaharil.

Dengan pergantian ini, Indra Sjafri ingin memperkuat lini pertahanan.

Delapan menit jelang laga usai, Indonesia berhasil memperlebar keunggulan.

Syahrian Abimanyu yang mendapat umpan dari Egy Maulana Vikri langsung melakukan tusukan ke lini pertahanan Thailand.

Pemain berusia 19 tahun ini langsung melepaskan tembakan keras yang menghujam di sudut kiri gawang dan tak mampu dihalau kiper Thailand. 

Indonesia unggul 2-0 atas Thailand.

Skuat besutan Ithsara Sritharo langsung merespon cepat gol ini.

Pada menit ke-85, kesalahan penjaga gawang Indonesia mampu dimanfaatkan Matee Sarakum untuk memperkecil ketertinggalan.

Hingga berakhirnya laga, skor 2-1 bertahan untuk keunggulan skuat Garuda Nusantara.

Dengan kemenangan ini, Indonesia memastikan diri meraih tempat ketiga.

Sementara laga final antara Myanmar kontra Malaysia akan menetukan juara Piala AFF U-19 2018.

Partai puncak tersebut akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (14/7/2018) pukul 19.00 WIB.

SUSUNAN PEMAIN 

Timnas U-19 Indonesia: Muchamad Aqil Saviq; Kadek Raditya Maheswara, Nurhidayat Haji Haris, Muhamad Luthfi Kamal Baharsyah, Witan Sulaiman, Muhammad Rafli Mursalim, Muhammad Rifad Marasabessy, Feby Eka Putra, Syahrian Abimanyu, Todd Rivaldo Alberth Ferre, David Kevin Rumakiek

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas U-19 Thailand: Nopphon Lakhonphon; Kithtach Pranithi, Nattawut Chootiwat, Sittichok Paso, Matee Sarakum, Suphanat Mueanta, Kritsana Daokrajal, Pithak Phaphirom, Thirapak Prueangna, Anusak Jaiphet, Panyawat Nisangram

Pelatih: Ithsara Sritharo

3. Paus Mengangkat Mgr Ewaldus Martinus Sedu sebagai Uskup Maumere

Tepat pukul 18.00 waktu Indonesia Tengah atau pukul 12.00 waktu Roma, Sabtu 14 Juli 2018, Paus Fransiskus mengangkat Mgr Ewaldus Martinus Sedu, Pr menjadi Uskup Keuskupan Maumere.

Ketika ditunjuk Bapa Suci, Ewaldus yang merupakan imam Keuskupan Maumere menjabat sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Maumere. Hal ini merupakan kabar bahagia bagi umat Keuskupan Maumere.

Maumere merupakan Keuskupan Sufragan dari Keuskupan Agung Metropolit Ende.

Seperti dikutip dari www.mirifica.net (http://www.mirifica.net/2018/07/14/uskup-baru-keuskupan-maumere/), Mgr Ewal akan menggantikan Mgr Gerulfus Kherubim Pareira SVD.

Mgr Kherubim menjadi Uskup kedua Maumere sejak tahun 2008, menggantikan Mgr Vincentius Sensi Potokota yang saat itu ditunjuk sebagai Uskup Agung Ende.

Dalam perjalanan tugas perutusannya, Mgr Ewal kelahiran Bajawa, Kabupaten Ngada pada tahun 1963 sempat mengampu jabatan Rektor Seminari Tinggi St Petrus Ritapiret, Maumere.

Selain bertugas memimpin Seminari Tinggi Ritapiret, Mgr Ewal juga aktif mengajar sebagai dosen dan pendamping bagi para calon imam diosesan untuk beberapa keuskupan di Provinsi Gerejawi Ende.

(*)

Editor: Eflin Rote
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved