Rabu, 15 April 2026

Berita Kota Kupang

Kepala Puskesmas Nunkolo Aniaya Suami Pasien

Kepala Puskesmas Nunkolo, Alfian Kasse membantah dirinya melakukan penganiayaan terhadap Markus Missa.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA
KONDISI WAJAH KORBAN PENGANIAYAAN MARKUS MISSA SAAT DIRAWAT DI PUSKESMAS OENLASI 

Menurutnya, akibat luka dan trauma pengeroyokan brutal itu Markus baru bisa berkomunikasi dengan keluarga tiga hari setelah ia pertama kali dirawat.

"Kalau banyak puskesmas di NTT melakukan pelayanan seperti ini maka banyak masyarakat yang menjadi korban," tegasnya.

Selain itu, ia sangat berharap pihak kepolisian bisa memproses tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku agar menimbulkan efek jera.

Alfian Kasse Bantah Lakukan Penganiayaan.

Kepala Puskesmas Nunkolo, Alfian Kasse membantah dirinya melakukan penganiayaan terhadap Markus Missa.

Hal ini diungkapkannya saat dihubungi Pos Kupang, Kamis (12/7/2018) pagi.

Menurutnya, ia sama sekali tidak melakukan kekerasan terhadap Markus dan justru ingin menolongnya saat peristiwa penganiayaan terjadi.

Ia menjelaskan, Markus Missa justru dipukul oleh Yos Tamelan, suami dari seorang bidan yang menyebut Markus ingin melemparnya dengan sepatu. Yos Tamelan diketahui sebagai anggota tentara.

Alfian juga membantah kalau para stafnya melakukan pengeroyokan. Katanya, beberapa orang stafnya justru ingin menolong Markus yang dipukul oleh Yos Tamelan.

Ia menjelaskan kasus ini sedang ditangani Polsek Amanatun Selatan dan ia sudah diperiksa sebagai saksi.

Kapolsek Amanatun Selatan, Iptu Ibrahim Tupong ketika dihubungi via telepon Rabu, (11/7/2018) mengaku sudah menerima laporan korban dan sedang mendalami kasus tersebut dengan memeriksa para saksi.(*)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved