Berita Kota Kupang
130 Pasukan Tiba di Kupang! Danlanud El Tari Minta Pasukan Banyak Belajar
Pasukan gabungan pengamanan Pilkada di Sumba Barat Daya yang terdiri dari TNI dan Polri baru saja tiba di Kupang dengan
Penulis: Maria Enotoda | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Maria A E Toda
POS-KUPANG.COM|KUPANG- Pasukan gabungan pengamanan Pilkada di Sumba Barat Daya yang terdiri dari TNI dan Polri baru saja tiba di Kupang dengan menggunakan Pesawat Indonesian Air Force di lapangan terbang dan langsung disambut Danlanud El Tari Kolonel Pnb. Arief Hartono, SH Selasa (10/7/2018).
Sebanyak 130 pasukan yang turun kloter pertama di lapangan terbang Lanud El Tari dan kloter kedua sebanyak 3 Pleton dari Polri. Dalam upacara penerimaan Danlanud bertindak sebagi inspektur upacara. Dalam Amanat singkatnya Danlanud mengajak semua pasukan agar berayukur bisa menjalankan tugas dengan baik dan lancar. Menurutnya pasukan gabungan ini juga merupakan implementasi dari dari MOu yang barus saja dilakukan panglima TNi dan Polri.
" Dari level operasional yaitu kita ini harus banyak belajar tentang bagaimana berkoordinasi. Ini merupakan satu titik awal belajar untuk bersinergi dalam sebuah operasi militer selain perang bagi TNI. Banyak hikmah yang bisa diambil bagaimana berinterkasi di lapangan, bagaimana saat patroli gabungan, belajar untuk backup Polri dalam menghadapi situasi dari eskalasi rendah hingga sedang maupun tinggi," ujarnya.
Ia juga bersyukur karena selama pengamanan di SBD tidak ada ekalasi tinggi yang terjadi. Ia juga berharap agar ditarikanya pasukan Brimob TNI melahirkan rasa aman di SBD. Saat ditemui seusai upacara Danlanud didampingi Wadantamal VII dan jiga perwakilan dari Polda mengatakan pasukan pengamanan pilkada SBD diberangkatkan pada tanggal 26 Juni 2018 yang lalu ke Tambolaka hingga 9/7/2018 saat ada informasi peningkatan eskalasi.
" Ada surat dari Kapolda Ke Kapolri dan dari Kapolri ke Panglima terkait perbantuan TNI dan juga pesawat ke SBD. Dari TNI sendiri ada 94 personil yang diperbantukan di sana selama pilkada karena sudah ada Angkatan Darat di sana jadi kita diperbantukan untuk penebalan pengamanan. Ada surat kembali untuk penarikan pasukan jadi hari ini dipulangkan," tuturnya.
Ia juga berharap agar semua tetap damai dan apa yang terjadi selama pilkada di SBD yang tidak mencapai eskalasi tinggi bisa menjadi percontohan untuk pilpres nanti.
" Penugasan adalah sebuah kehormatan. Artinya kita tidak meninggalkan bekas yang tidak baik tapi kehadiran kita membawaa kemanan dan kententraman di masyarakat. Tetap damai dan jadi percontohan untum pilpres nanti,' pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pasukan-pengaman-pilkada_20180710_153200.jpg)