Berita Sumba
Warga Sumba Barat Membutuh Kuda Sandelwood. Ini Penyebabnya
Warga Sumba Barat meminta pemerintah memberikan bantuan kuda terutama kepada warga di kampumg-kampung adat
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Petrus Piter
POS KUPANG.COM, WAIKABUBAK----Warga Sumba Barat meminta pemerintah memberikan bantuan kuda terutama kepada warga di kampumg-kampung adat.
Hal itu karena populasi kunda sandel wood terus berkurang bahkan kelak punah.
Untuk itu warga meminta pemerintah memberikan bantuan kuda agar populasi kuda sandelwood terutama di kampung-kampung tidak punah.
Pemilik kuda juga salah seorang tokoh muda Loli, Yohanis Wedo, yang ditenui pos kupang diselah-selah menghadiri acara parade 1001 ekor kuda sandelwood dan festival tenun ikat di lapangan Manda Elu, Sabtu (7/7/2018). Menurutnya, selama ini, merasa senang pemerintah Kabupaten Sumba Barat telah memberikan bantuan kuda kepada warga Kecamatan Wanukaka dan Kecamatan Lamboya.demi menjaga kelestarian budaya pasola. Pasalnya setiap tahun peserta pasola terus berkurang.
Kondisi yang sama juga dialami kecamatan lainnya. Karena itu berharap, pemerintah dapat menurunkan bantuan rakyat terutama yang berdiam di kampung-kampung.
Sementara berkaitan dengan perawatan kuda, baginya hal itu biasa saja. Makanan kuda tidak sulit karena hanya.makan rumput..
Sementara itu,. Ibrahim Hosea, mengaku memelihara kuda tidak susah. Hanya makanannya cukup.mahal sehingga terkadang menyulitkan membelanjakan makanan bagi tiga ekor kuda miliknya. Ibrahim Hosea juga mendukung keinginan rakyat mendapatkan kuda terutama bagi warga di kampung adat.
Keduanya memberi apresiasi kepda dinas pariwisata kembali menggelar even besar itu. Keduanya juga setuju atas keinginan warga mendapatkan banruan pemerintah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kuda-sumba_20170904_182911.jpg)