GM Kopdit Obor Mas Maumere Disurvey Utusan Kantor Kepresidenan RI
hasil survey dan verikasi data akan dinilai oleh dewan kehormatan tanda jasa dan kehormatan. Apakah calon penerima
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
Laporan wartawan Pos-Kupang.com, Eginus Mo’a
POS-KUPANG.COM, MAUMERE---General Manajer (GM) Koperasi Kredit (Kopdit) Obor Mas Maumere di Pulau Flores, Frediyanto Moat Lering, menjadi satu-satunya pelaku usaha asal Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) disurvei tim Kantor Kepresiden RI. Survei itu untuk pemberian tanda penghargaan dari Presiden RI, Joko Widodo.
“Kami lakukan survey GM Obor Mas atas usulan Mentri Koperasi dan UKM RI untuk menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wirakarya,” kata Kepala Bagian Biro Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Sekretariat Negara, Kementrain Sekretariat Negara RI, Dwi Daryanto, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (29/6/2018).
Ia menjelaskan, hasil survey dan verikasi data akan dinilai oleh dewan kehormatan tanda jasa dan kehormatan. Apakah calon penerima ini layak atau tidak menerimanya.
“Jika tidak ada halangan, tanda kehormatan akan diserahkan oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo tanggal 12 Juli 2018 di Istana Bogor Jawa Barat,” kata Dwi.
Menurut Dwi, GM Obor Mas dinominasikan menerima penghargaan atas prestasinya mengelola Kopdit Obor Mas membantu usaha ekonomi masyarakat. Nama koperasi ini dikenal di Kementrian Koperasi dan UKM RI
Kopdit Obor Mas, diakui Dwi, berbeda dengan kebanyakan koperasi di Indonesia. Memilik fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM), jaringan server data anggota tersambung dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, penyalur Kredit Usaha Rakyata (KUR) dan menjalani audit keuangan secara rutin setiap tahun.
“Nama koperasi ini sampai di Kementrian Koperasi dan UKM RI, ini menandakan koperasi ini bagus,” ujar Dwi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kopdit-obor-mas_20180629_102747.jpg)