Pilgub NTT 2018
VIRAL! Beredar di Medsos, Harga Diri Serangan Fajar Hanya Senilai Rp 55,5
VIRAL! Beredar di media sosial (Medsos), harga diri seseorang yang menerima serangan fajar ternyata hanya senilai Rp 55,5.
POS-KUPANG.COM - VIRAL! Beredar di media sosial (Medsos), harga diri seseorang yang menerima serangan fajar ternyata hanya senilai Rp 55,5.
Besok, Rabu, (27/6) akan dilakukan pemungutan suara untuk menentukan pemimpin di Provinsi NTT lima tahun ke depan.
Jelang Pilkada ini, beredar sejumlah seruan di media sosial agar pemilih bisa memberikan hak pilih dengan baik dan menolak serangan fajar atau money politik.
Baca: Ini Alasan KPK Larang Marianus Sae dan 8 Calon KD Tidak Coblos
Baca: Perempuan Ini Dibacok Mantan Anak Mantunya Gara-Gara Hal Ini
Isi salah satu seruan itu,
Jika anda bersedia dibayar Rp 100.000 untuk memilih calon Gubernur/wakilnya, Bupati/ wakilnya, walikota/wakilnya,
Maka ketahuilah, Rp 100.000 : 5 tahun, =Rp.20.000. Satu tahun Rp 20.000 : 12 bulan = Rp.1.666 dan Rp 1.666 : 30 hari = Rp. 55.5.
"Jadi harga diri dari harga suara anda hanya Rp. 55.5/hari. Lebih murah dari harga sebuah permen kembalian dari toserba," seruan yang ada di medsos.
Baca: Kasihan, KPK Larang 9 Kepala Daerah Tak Boleh Coblos, Siapa Saja Mereka?
Baca: Bocah Sendirian ke Mall Belikan Boneka untuk Adiknya, Kisah Dibaliknya Sangat Mengharukan
Sementara pemberimu uang itu pasti akan mencari penggantinya dengan menjual sumberdaya alam dan menggadaikan APBD di wilayahmu selama 5 tahun kedepan kepada pemodal yang mendanai uang yang anda terima seharga permen sehari itu.
"Jangan berharap negeri ini bebas korupsi kalau suara anda bisa dibeli.
Pastikan anda hadir dan berdaulat atas hak pilih anda Rabu 27 juni nanti di TPS terdekat. Salam JURDIL," seruan lainnya. (*)