Jumat, 10 April 2026

Diiklankan Via Website dan Media Sosial, Beginilah Praktik Aborsi di Denpasar

Tak hanya obat penggugur kandungan (aborsi) yang diperdagangkan dengan bebas di masyarakat melalui internet.

Editor: Rosalina Woso
Live Action/YouTube
aborsi 

POS-KUPANG.COM| DENPASAR -- Tak hanya obat penggugur kandungan (aborsi) yang diperdagangkan dengan bebas di masyarakat melalui internet.

Praktik aborsi ternyata juga dipasarkan lewat website dan media sosial (medsos). Dari penelusuran Tribun Bali, ada dua klinik di Denpasar yang menyediakan fasilitas aborsi secara sembunyi-sembunyi.

Dua klinik itu memasarkan jasa mereka lewat website. Saat Tribun Bali mengetik kata kunci "tempat aborsi di Bali" di mesin pencarian google, muncul sejumlah website yang menyediakan jasa-jasa aborsi di Bali.

 Semua website tersebut menyediakan kontak WhatsApp (WA) yang bisa dihubungi. Tribun Bali pun mencoba menghubungi salah-satu kontak yang tersedia.

Dengan berpura-pura akan melakukan aborsi dengan usia kehamilan dua bulan, pesan singkat kemudian dibalas. Mereka mengaku dari pihak staf dokter yang melakukan aborsi.

Diajak berkomunikasi melalui telepon atau bertemu langsung, ia menolak. Semua percakapan hanya boleh dilakukan lewat WA atau pesan singkat (SMS).

Setelah memberitahu usia kehamilan, staf dokter aborsi itu kemudian meminta Tribun Bali untuk mentransfer tanda jadi terlebih dahulu.

Di tempat aborsi ini, total biaya yang dimintakan ke pasien sebesar Rp 3,7 juta. Hanya saja, mereka tidak ingin transaksi langsung. Pasien harus membayar tanda jadi sebesar Rp 1 juta.

"Maaf kami tidak bisa menerima pasien begitu saja pak. Harus ada tanda jadi dulu. Soalnya tindakan ini dilarang," kata staf dokter tersebut melalui WA.

Ia kemudian meyakinkan Tribun Bali bahwa mereka tidak bodong. Ia pun mengirim bukti chat (percakapan) dengan pasien-pasien sebelumnya.

Ia juga mengirim beberapa foto mengenai tempat praktiknya. Entah disengaja atau tidak, salah-satu foto yang ia kirim bertuliskan sebuah klinik yang cukup terkenal di Denpasar.

Di klinik tersebut sebelumnya juga sempat terjadi kegemparan lantaran ditemukan orok hasil hubungan gelap siswi SMP di Denpasar.

Tribun Bali kemudian mencoba menelusuri website lain yang menyebut menyediakan jasa aborsi di Bali.

Klinik aborsi ini beralamat di kawasan tengah kota Denpasar. Namun, kontak yang dihubungi Tribun Bali tidak mau menyebut detail alamat klinik tersebut.

"Maaf saya nggak bisa beri alamat dulu. Ini untuk keamanan kami, karena kerjaan saya bertentangan dengan pihak berwajib. Jadi, kalau ibu mau kuret (aborsi) kita ketemu di luar, kemudian sama-sama ke klinik dan ibu langsung ditangani," kata pihak dari klinik aborsi itu kepada Tribun Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved