Ini Pesan Plt Bupati Ngada Saat Resmikan Puskesmas Boba
Konsenterasi Pemerintah Kabupaten Ngada di sektor kesehatan benar-benar serius dan menyentuh kebutuhan masyarakat di desa atau pinggiran.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Konsenterasi Pemerintah Kabupaten Ngada di sektor kesehatan benar-benar serius dan menyentuh kebutuhan masyarakat di desa atau pinggiran.
Hal ini bisa dilihat dari hadirnya Puskesmas-Puskesmas di titik-titik terluar wilayah Kabupaten Ngada guna mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berdomisili di desa.
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan mesti hadir disetiap wilayah yang dipandang terpencil, terluar, dan jauh dari induk puskesmas sebelumnya.
Baca: Rombongan Pjs Bupati Nagekeo Disambut Meriah oleh Warga Kelewae Boawae
Hal itu dikatakan oleh pelaksana tugas (Plt) bupati Ngada Paulus Soliwoa ketika meresmikan Puskesmas Boba Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Jumat (22/6/2018).
Kegiatan berlangsung di Pustu Boba yang saat ini sudah ditingkatkan statusnya menjadi Puskesmas Boba.
Plt Bupati Ngada Soliwoa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ngada di bawah masa kepemimpinan dirinya bersama bupati Ngada nonaktif Marianus Sae dalam dua periode ini terus memprioritaskan 4 (empat) pilar pembangunan.
Empat pilar itu yakni, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur.
Saat periode kedua, duet paket Mulus ini menambahkan lagi 3 (tiga) program unggulan yaitu dalam bahasa setempat wae gebho gabho (air berkelimpahan), dara rilo ralo (listrik terang benerang), dan zala siro saro (jalan simpang siur).
"Tentunya hal ini akan dialkukan, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah kita" jelas Plt Bupati Ngada Paulus Soliwoa, sebagaimana siaran pers yang diterima POS-KUPANG. COM, sabtu (23/6/2018).
Wakil Bupati Ngada dua periode ini menjelaskan, kehadiran fasilitas kesehatan seperti Puskesmas bakal memastikan kualitas hidup masyarakat.
Hal itu bisa dilihat dari tiga hal yaitu angka kematian ibu hamil yang semakin berkuarang, mampu menekan kasus gizi buruk, dan semakin berkurangnya angka kematian bayi dan balita.
Plt.Bupati Ngada yang akrab disapa Paulus ini melanjutkan, kualitas pelayanan kesehatan juga mesti didukung dengan prinsip pelayanan kasih dan tanpa batas yang dilakukan oleh petugas kesehatan.
" Tunjukan pelayanan dengan wajah senyum dan sikap ramah kepada pasien. Dan selalu berpijak pada semangat kasih dan tanpa batas," pesan Paulus untuk petugas kesehatan saat itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/plt-bupati-ngada-paulus-soliwoa_20180623_085630.jpg)