Rumah Tersangka Aborsi Ini Ramai Setiap Kliwon, Pahing, dan Pon

Yamini (67), nenek asal Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus aborsi

Rumah Tersangka Aborsi Ini Ramai Setiap Kliwon, Pahing, dan Pon
KOMPAS.COM
Rumah Yamini di Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, tersangka kasus aborsi ilegal dengan modus tukang pijat tradisional, Rabu (20/6/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAGELANG - Yamini (67), nenek asal Dusun Wonokerto, Desa Ngargoretno, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan aborsi oleh Polres Magelang.

Warga sekitar mengaku kaget dan tidak menyangka jika nenek yang akrab dipanggil Mbah Yam itu juga melayani jasa aborsi ilegal.

Sebab, selama puluhan tahun dia sudah dikenal sebagai tukang pijat dan dukun bayi. Setiap hari, puluhan pasien datang ke rumahnya, dari bayi, anak-anak, pria dan wanita dewasa, ibu hamil hingga lansia.

Baca: Ini Lokasi Perekaman E-KTP Bagi Warga Kabupaten Ende

Menurut seorang tetangganya yang enggan disebutkan namanya, pasien akan lebih banyak yang datang pada hari Kliwon, Pahing dan Pon (kalender Jawa).

"Setiap hari banyak yang datang, ada yang pijat, untuk bayi, orang-orang yang keseleo, kecethit juga bisa. Rame lagi kalau Kliwon, Pahing dan Pon," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (20/6/2018).

Menurut dia, sudah lama Yamini berprofesi sebagai tukang pijat dan dukun bayi. Pasiennya tidak hanya datang dari sekitar dusun atau desanya, tetapi juga dari di luar daerah, seperti Muntilan, Kota Magelang, bahkan Kulonprogo, Yogyakarta.

"Kami tahunya yang mijeti (memijat) saja, ngga tahu kalau lain-lainnya (aborsi)," tuturnya.

Salah satu menantu Yamini, Eko Suwito, mengaku jika selama ini keluarga hanya tahu ibunya itu adalah tukang pijat biasa.

Baik pijat bayi baru lahir, maupun pijat orang dewasa yang sakit perut, capek, maupun keseleo.

"Setiap hari ada pasien yang datang kesini. Jumlahnya kurang tahu pasti, tapi setiap hari pasti ada. Dari wilayah sekitar sini maupun luar daerah," ungkap Eko.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved