Terindikasi Penyimpangan, Tugu Tsunami di Maumere Terus Disidik Tipikor
Penyelidikan dugaan penyimpangan proyek pembangunan Tugu Tsunami di Taman Kota, Kelurahan Kota Baru, Kota Maumere, Pulau Flores masih berlanjut
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a
POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Penyelidikan dugaan penyimpangan proyek pembangunan Tugu Tsunami di Taman Kota, Kelurahan Kota Baru, Kota Maumere, Pulau Flores masih berlanjut oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Sikka.
Konsultan perencana, pengawas, kontraktor pelaksana, pejabat pembuat komitmen, panitia serah terima barang dan semua elemen yang terkait dengan proyek itu telah diperiksa penyidik.
Baca: Warga Minta Jalan Oesao-Oekabiti Diaspal
"Tim ahli dari Politeknik Undana Kupang, akan datang lakukan pengujian fisik bangunan. Nanti hasil pemeriksaan lapangan tim ahli akan kita serahkan kepada BPKP mengaudit kerugian Negara," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Sikka, Iptu Bobby J. Mooynafi,S.H, M.H, mewakili Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Rickson Situmorang, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (13/6/2018).
Proyek Tugu Tsunami dikerjakan tahun 2016 senilai Rp 2,5 miliar lebih menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sikka. Semenjak perencanaan sampai akhir pelaksanaan proyek berlokasi di pusat perdagangan Kota Maumere menuai protes dari berbagai elemen masyarakat Sikka.
DPRD Kabupaten Sikka menyahutinya membentuk Panitia Khusus (Pansus) melakukan penyelidikan, namun tak menghasilkan rekomendasikan final. Meski dari beberapa kali rapat Pansus terungkap banyak kejanggalan sejak perencanaan sampai pelaksaan proyek. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/nyala-lampu-warna-warni-di-tugu-tsunami-taman-kota-maumere_20180613_092909.jpg)