Agus Boli Gelar Dialog dengan Petani Saosina di Kebun Kelompok Tani

Agus Boli kepada petani mendorong meningkatkan produktivitas bawang merah mencapai 8 ton per hektar.

Agus Boli Gelar Dialog dengan Petani Saosina di Kebun Kelompok Tani
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Wakil Bupati Flotim Agus Boli saat berdialog dengan petani di Desa Saosina Kecamatan Adonara Timur Rabu (30/5/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli memilih berdialog dan berdiskusi dengan petani di kebun petani Saosina Adonara Timur Rabu (30/5/2018).

Setelah panen perdana Bawang Merah kelompok tani Ago Tena Desa Saosina, Agus Boli yang didampingi Sekdis Pertanian Getrudis L.Balela langsung berdiskusi dengan petani.

Agus Boli tertarik dengan capaian petani bawang yang meski dalam keterbatasan air dapat mendongkrak produktivitas bawang mencapai 5 ton per hektar.

Capaian itu, kata Agus Boli sudah melampaui rata-rata produktivitas Bawang Merah dari NTT.

Meski demikian, Agus Boli kepada petani mendorong meningkatkan produktivitas bawang merah mencapai 8 ton per hektar.

Agus Boli meyakinkan orang muda Desa Saosina bahwa dari usaha pertanian, ada harapan masa depan lebih baik. Pendapatan dari hasil pertanian bawang akan besar.

Agus Boli pun membuat perhitungan matematis jika 8 ton per hektar tiap kali panen, maka hasil bawang per tahun sebanyak 24 ton.

Bawang sebanyak 24 ton dikalikan Rp.35.000 per kilogram, maka petani bisa mendapatkan penghasilan dari usaha bawang merah Rp.840 juta per tahun.

Agus Boli memastikan pemerintah akan mendukung petani, asalkan petani mau menanam dan memanfaatkan lahan-lahan tidur yang selama ini tidak diolah.

Apalagi orang muda, harap Agus Boli agar semakin giat ke kebun, menanam apa saja yang bisa menghasilkan uang.

Jika produksi bawang Flotim bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Flotim, kata Agus Boli maka bawang yang didatangkan dari Bima Nusa Tenggara Barat akan dihentikan.

Selain bawang merah, kata Agus Boli investor sedang membutuhkan banyak singkong dan mendorong orang muda untuk menanam Singkong sebanyak-banyaknya.(*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved