Jangan Asal Bikin Tato, Pria Bule Ini Dihajar oleh 10 Turis Asal China Karena Tulisan di Dahinya
Tak tanggung-tanggung, pria bule ini dihajar babak belur oleh 10 turis asal China gara-gara tato ini.
Sudah jadi rahasia umum, hubungan pemerintah China dan Taiwan, termasuk warga negara mereka, memang tak pernah akur.
Taiwan menyebut China sebagai negara penjajah.
Baca: Anak Dari Robert F Kennedy Temukan Kejanggalan Paska Kematian Ayahnya Sejak 50 Tahun Lalu
Baca: Motifnya Bisa Rumah Tangga dan Pekerjaan, Polisi Minta Waktu Ungkap Dugaan Penculikan Anak Jaksa
Baca: Ngeri! Jaksa yang Anaknya Diduga Diculik Itu Sering Mendapat Ancaman Dibunuh
Sebaliknya, China menyebut Taiwan adalah sudah sejak lama menjadi bagian dari mereka, dan menyebut kalangan yang ingin merdeka sebagai pemberontak.
Nah, dilansir New York Post, media lokal Taiwan menulis, sebelum 10 pria China itu mengamuk, mereka menginterogasi Paul Ferrel.
Para pria China itu memaksa Paul mengakui, bila Taiwan adalah bagian dari China.
"Taiwan, China! (Taiwan itu China)," teriak para turis China.
Sementara Paul menolak menurut.
Ia dengan lantang berteriak : "Taiwan, Taiwan! (Taiwan ya Taiwan),"
Teriakan itu pun membuat para turis asal China mengamuk.
Mereka pun menghajar Paul tanpa ampun.
Paul Ferrel, asal Inggris, sudah 14 tahun ini hidup di Taiwan.
Ia rupanya mencintai negara tersebut.
Tak hanya tato tulisan Taiwan di dahi.
Ia juga punya tato bendera Taiwan, sebagai bukti kecintaannya terhadap negara Formosa itu.
Bahkan, Paul Ferrel mengaku, ia sebenarnya sudah mengubah namanya, menjadi Lo Han.
Baca: Mau Kualitas Bercintamu Meningkat, Perbanyak Makan Seafood, Ini Penjelasannya, Guys
Baca: Kurang Puas Saat Bercinta? 4 Hal Ini Mungkin Jadi Salah Satu Penyebabnya!
Baca: Bercinta Saja Tidak Cukup, Lakukan 4 Hal Ini Agar Kamu Bisa Lebih Dekat dengan Pasanganmu