Menjawab Komisi B DPRD Flotim, Agus Boli Pastikan Pasar Inpres Beroperasi Oktober 2018

Ketua Komisi B DPRD Flores Timur Yohanes ND Paru menyoroti pemerintah terkait Pasar Inpres Larantuka yang sampai saat belum juga dimanfaatkan

Menjawab Komisi B DPRD Flotim, Agus Boli Pastikan Pasar Inpres Beroperasi Oktober 2018
POS KUPANG/FELIX JANGGU
Wabup Flotim, Agus Boli 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Ketua Komisi B DPRD Flores Timur Yohanes ND Paru menyoroti pemerintah terkait Pasar Inpres Larantuka yang sampai saat belum juga dimanfaatkan oleh untuk menampung para pedagang.

Padahal menurut Anis Paru masyarakat pasar sudah tidak tahan berjemur di panas terik matahari. Belum lagi masyarakat sekitar pasar yang mengeluhkan kesehatan lingkungan.

Wakil Bupati Flotim, Agustinus Payong Boli, Rabu (23/5/2018) mengatakan pasar Inpres Larantuka dipastikan sudah bisa beroperasi per Oktober 2018.

Baca: Warga Desa Wederok Siap Panen Padi RPM

Agus Boli menegaskan bupati dan wakil bupati bukannya masa bodoh dengan permasalahan pasar inpres Larantuka. Pemerintah malah tengah berupaya mempercepat agar pasar itu segera digunakan.

Membangun dengan mengggunaan uang APBD, jelas Agus Boli melewati prosedur dan tahapan. Tidak serta merta direalisasikan ketika masyarakat memintanya.

"APBD itu ditetapkan satu kali dalam setahun. Memang pasar inpres bermasalah dikerjakan pihak ketiga dan sedang ditangani inspektorat agar temuan dikembalikan," kata Agus Boli.

Agar pasar utama di Kota Larantuka itu bisa dimanfaatkan, jelas Agus Boli pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp.500 Juta lebih membenahi kekurangan pasar inpres.

"Sementara ditender. Anggaran untuk buat pagar juga ada, buat jalan keliling di dalam pasar juga ada. Jalan penghubung antar los pasar juga dibangun agar oktober bisa dipakai," kata Agus Boli.

Agus Boli memohon kesabaran masyarakat karena pemerintah mengambil langkah berani benahi fasilitas pasar di tengah proses yang bermasalah.

"Pemerintah sudah mengambil langkah berani karena ini penting. Masyarakat bersabar, selesaikan PHO dulu baru kita pakai," kata Agus Boli. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved