Senin, 13 April 2026

Tak Disangka, Pernah Diusir Ini Suka-duka Fina Bangun Komunitas Persani

Serfiana mengatakan pengalaman ia diusir oleh orangtua dari anak penyandang disabilitas daksa bukan hanya sekali saja

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso

Laporan Repoter POS KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Serfiana Beti, pendiri komunitas Persani (persatuan penyandang disabilitas kristiani) pernah diusir oleh orangtua dari seorang anak penyandang disabilitas daksa. Kala itu Serfiana minta izin, kepada yang bersangkutan, agar anak mereka bergabung dengan komunitas Persani. Senin, (21/05/18).

Demikian disampaikan Serfiana Beti di kediamannya, jl Oelun, Sikumana Kupang.

Serfiana mengatakan pengalaman ia diusir oleh orangtua dari anak penyandang disabilitas daksa bukan hanya sekali saja, ia mengalami berkali-kali.

Uniknya Serfiana tidak pernah kapok. Ia berkali-kali pula mendatangi rumah orangtua, hingga merelakan anak mereka bergabung dengan komunitas persani.

Sebagai seorang penyandang disabilitas, Serfiana paham betul apa kebutuhan mereka.

Baca: Empat Daerah yang Berpotensi Terjadi Angin Kencang Hari Ini. Apa Daerah Kamu Juga Ya?

Baca: Pemandangan Rutin, Siswa SMAN 1 ‘Sekolah’ dari Luar Pagar

Baca: Bupati Sumba Timur Pimpin Apel Hari Kebangkitan Nasional

Ia prihatin dengan perlakuan keluarga-keluarga tertentu pada anak mereka penyandang disabilitas.

"Saya sedih lihat bagaimana penyandang disabilitas tidak diperhatikan oleh keluarga mereka sendiri. Padahal mereka punya kesempatan untuk belajar, bergaul, berdiskusi, bahkan bekerja," keluh Serfiana.

Anehnya menurut Serfiana ada orangtua yang malu, sehingga anak mereka dilarang untuk keluar rumah.

"Ini apa-apaan? Bagaimanapun keadaan seseorang dia tetap manusia yang ingin belajar, bergaul dan lain sebagainya," keluhnya lagi.

Perjuangan Serfiana
Membesarkan komunitas Persani, memang seringkali terbentur cobaan yang berat.

Namun hingga kini, komunitas ini terus berjalan. Bermitra dengan pemerintah dan lembaga-lembaga swasta, komunitas ini memberika pendampingan, pembinaan dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas daksa.

Serfiana ingin agar para penyandang disabilitas daksa bisa bisa lebih percaya diri dan mandiri. Inilah yang menjadi visi dasar komunitas ini.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved