Satgas Yonif 743/PSY Lakukan Operasi Bibir Sumbing

Satgas Pamtas Yonif 743/PSY bekerjasama dengan Rumah Sakit Tentara (Wirasakti) Atambua, Kabupaten Belu melaksanakan operasi bibir sumbing

Satgas Yonif 743/PSY Lakukan Operasi Bibir Sumbing
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Satgas Pamtas Yonif 743/PSY bekerjasama dengan Rumah Sakit Wirasakti Atambua, Kabupaten Belu melaksanakan operasi bibir sumbing bagi dua warga di perbatasan, Senin (21/5/2018).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Satgas Pamtas Yonif 743/PSY bekerjasama dengan Rumah Sakit Tentara (Wirasakti) Atambua, Kabupaten Belu melaksanakan operasi bibir sumbing bagi dua masyarakat perbatasan, Senin (21/5/2018).

Danpos Salore, Lettu (Inf) Harsono mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Senin (21/5/2018).

Menurut Harsono, kegiatan itu dilaksanakan setelah tim kesehatan Pos Salore dan Pos Asulait menemukan dua anak yang mengalami bibir sumbing yaitu Iqbal Zainudin (1,4 tahun) di wilayah Pos Salore dan Arianto Ato Mali (2,8 tahun) di wilayah Pos Asulait.

Baca: Hakim akan Konfrontir Pernyataan Novanto dengan Dokter dan Perawat di Sidang Fredrich Yunadi

Iqbal Zainudin dilakukan operasi lelangit oleh tim dokter didampaingi anggota kesehatan Pos Salore Pratu Fery Firman. Zainudin adalah anak dari pasangan Yohanes Donbosko dan Suryani yang beralamatkan di RT 02/RW02, Desa Tulakadi.

Sedangkan, Arianto Ato Mali dilakukan operasi bibir sumbing oleh tim dokter Wirasakti Atambua dibantu anggota kesehatan Pos Asulait Pratu Boby.

Arianto adalah anak dari pasangan dari Florinto May Mali dan Ibu Hilda Bui Pelu asal dari Dusun Beiklere, Desa Umaklaran Asulait.

Harsono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sesama sesuai dengan Slogan Satgas Yonif 743/PSY yakni "Siap Kerja Bersama Karena Kita Bersaudara"

Sebelum dilaksanalannya operasi para pasien terlebih dahulu dilakukan screening yang dilaksanakan di RST Wirasakti Atambua berupa pemeriksaan awal yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan labolatorium dan Ronsent Thorax guna kesiapan operasi. Saat ini kedua pasien itu masih dalam masa penyembuhan.

Orangtua dari kedua pasien menyampaikan ucapan terima kasih berlimpah kepada TNI yang telah melakukan operasi secara gratis sehingga kondisi fisik anak-anak mereka kembali normal. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved