Luar Biasa! Pria Ini Buka Lapak Jagung Bakar, Begini Penghasilannya Setiap Hari

Maksimus Go'o (32) warga Aeramo, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo tampak sibuk.

Luar Biasa! Pria Ini Buka Lapak Jagung Bakar, Begini Penghasilannya Setiap Hari
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Maksimus Go'o sedang membakar jagung bakar dilapak miliknya, di Aeramo Ratedosa Kecamatan Aesesa Nagekeo, Sabtu (19/5/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Maksimus Go'o (32) warga Aeramo, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo tampak sibuk.

Ia terlihat sedang sibuk melayani orang yang datang memesan jagung bakar digubuk miliknya di depan biara Susteran Ratedosa Aeramo, Sabtu (19/5/2018).

Baca: Panwaslih Sebut ASN di Kabupaten TTS Patuh Terhadap Larangan Berpolitik Praktis

Pria yang akrab disapa Simus ini membuka sebuah lapak yang dinamakan "Jagung Bakar Om Simus".

Hampir setiap malam lapak tersebut dipadati pengunjung. Mereka datang menikmati jagung bakar ditempat itu.

Selain jagung dilapak tersebut menyediakan kopi dan sejenisnya. Pegawai honorer di Rumah Jabatan Bupati Nagekeo ini tampaknya sangat menikmati pekerjaan itu.

Setiap pulang dari kantor, dirinya bersama sang istri langsung menyiapkan jagung, ikan dan ayam kampung serta perlengkapan lain untuk keperluan dilapak tersebut.

Pria yang memiliki dua orang anak ini serius menata kariernya menjadi seorang pengusaha.

Simus kepada POS-KUPANG.COM, mengaku sangat menikmati pekerjaannya. Karena tidak menyita waktu kantor dengan usahanya membakar jagung.

"Saya tamat SMA waktu itu dan ikut kursus di Jurusan Tataboga Jakarta. Awalnya dari situ sehingga ada niat untuk buka usaha sendiri, " ungkap Simus.

Simus mengaku hidup sebagai honorer tidak cukup jika sudah berkeluarga. Sehingga harus ada usaha lain dengan membuka usaha seperti lapak Jagung Bakar.

"Bagi saya hidup berkeluarga tidak cukup dengan gaji. Tapi harus ada penghasilan tambahan," ungkap Simus.

Simus bercerita usaha jagung bakar yang ia rintis baru tujuh bulan. Penghasilan dari usaha tersebut bisa mencukupi kebutuhan keluarga.

"Permalam bisa 500 ribu kalau ramai. Tapi kalau sepih bisa 200 hingga 300 ribu permalam," ungkap Simus. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved