Kerusuhan di Rutan Mako Brimob

Iwan Sarjana Sebut 5 Rekannya yang Gugur Memang Memilih Mati. Alasannya Bikin Terenyuh!

Dalam suasana di antara hidup dan mati itu, rupanya Bripka Iwan masih menyimpan harapan dirinya bisa selamat.

Iwan Sarjana Sebut 5 Rekannya yang Gugur Memang Memilih Mati. Alasannya Bikin Terenyuh!
Pos Kupang/Kolase
Bripka Iwan Sarjana 

"Saya pikir kalau memang ini takdir saya harus mati, di sinilah saya mati, tapi kalau memang takdir saya masih hidup, berarti Allah menghendaki saya hidup dan tetap mengabdi kepada Polri," katanya.

Bripka Iwan juga mengatakan jika dirinya dilepas saat para napi tersebut meminta makanan, disaat itu pula dirinya dibebaskan.

Ia lalu memberikan pesan pada akhir video tersebut.

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya teman terbaik saya, tim saya, rekan-rekan saya sudah memperjuangkan negara ini hingga titik darah penghabisan saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya sangat menyesal sekali, saya juga berterimakasih pada pimpinan memperjuangkan nasib anak buahnya walaupun saya disandera hingga dilepaskan kembali. Pesan untuk teman-teman kita harus semangat untuk memberantas teroris dan kekejamannya," pungkas Bripka Iwan. (*)

Simak videonya di sini:

Ini Yang Membuat Napi Teroris di Mako Brimob Habisi 5 Nyawa Polisi Secara Sadis

Insiden kerusuhan yang dilakukan Napi Teroris di Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok menyisakan duka mendalam.

Enam orang anggota polisi disandra oleh napi teroris yang bertingkah sadis meski di dalam tahanan.

Lima orang polisi tews dibunuh secara sadis oleh napi teroris di Mako Brimob.

Kelima korban angota polisi yang tewas di Mako Brimob dalam insiden kerususah terjadi pada Selasa (8/5/2018) lalu yakni Ipda Rospuji Siswanto, Bripka Denny Setiadi, Brigadir Fandy Setyo Nugroho, Bripda Syukron Fahdli Idensos dan Bripda Wahyu Catur Pamungkas.

Halaman
1234
Editor: Djuwariah Wonga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved