Waspada! Banyak Institusi Pendidikan di NTT yang Belum Terakreditasi

masyarakat harus memperhatikan kualitas pelaksanaan yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tersebut sebelum mendaftar.

Waspada! Banyak Institusi Pendidikan di NTT yang Belum Terakreditasi
ISTIMEWA
Direktur Poltekes Kemenkes Kupang Drs. Jefrin Sambara, Apt,. M.Si

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Saat ini banyak sekali institusi pendidikan menjamur di NTT. Institusi tersebut menyelenggarakan pendidikan. Padahal ada beberapa institusi tersebut yang belum terakreditasi.

Atas masalah menjamurnya institusi pendidikan di NTT, masyarakat diminta harus lebih berhati-hati sebelum mendaftarkan anaknya di institusi pendidikan tersebut.

Permintaan itu disampaikan oleh Direktur Poltekes Kemenkes Kupang Drs. Jefrin Sambara, Apt,. M.Si pada acara Seminar Ilmiah Nasional Kebidanan di Millenium Ballroom Kupang, Jumad (11/5/2018).

Ia mengatakan, masyarakat harus memperhatikan kualitas pelaksanaan yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tersebut sebelum mendaftar.

Baca: Wah, Akhirnya Pengacara Ungkap Penyebab Perceraian, Kelakuan Sule Bikin Lina Sebel

Baca: Tidak Sekedar Bumbu Dapur, 5 Manfaat Garam yang Tak Terduga di Kehidupan Sehari-hari

Selain pelaksanaan pendidikan, jelas Jefrin, masyarakat juga harus melihat apakah institusi pendidikan tersebut sudah terakreditasi atau belum.

Akreditasi yang dimaksud, jelas Jefrin, yaitu akreditasi institusi dan akreditasi peogram studi. Poltekes Kemenkes Kupang, kata Jefrin, telah berstatus terakreditasi B dan Prodi Kebidanan juga telah terakreditasi B.

" Karena di kabupaten masih banyak orang yang terjebak dengan institusi pendidikan yang belum terakreditasi," katanya.

Baca: Lagu Ini Bikin Pasien Sadarkan Diri, Sebelumnya 4 Bulan Tidak Sadar. Alami Disfungsi Otak

Baca: Anda Perlu Tahu 6 Cara Memperbanyak Jumlah Sperma, Khusus Perjaka

Ia menambahkan, jangan sampai masyarakat NTT terjebak dengan beberapa institusi sehingga masyarakat asal mendaftarkan anaknya di institusi pendidikan tersebut.

" Jangan asal mendaftar. ini jebakan kepada kita. Karena kalau tidak ada akreditasi intasi dan akreditasi prodi maka akan pendidikan kita akan sia-sia," katanya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved