Selama 2018 Operasi Pasar Beras Medium Capai 10.473 Ton, Bulan Mei Hanya 75 Ton
bulan April cuaca sudah bagus dan beras dari Makassar dan lainnya sudah masuk, harga stabil sehingga permintaan operasi pasar turun.
Penulis: Hermina Pello | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Hermina Pello
POS-KUPANG. COM|KUPANG - Operasi pasar untuk beras medium yang dilakukan oleh Bulog Divisi Regional (Divre) NTT selama tahun 2018 hingga hari ini mencapai 10.473 ton.
Operasi pasar terbesar di Divre NTT yakni 4.879 ton diikuti Waikabubak 1.635 ton dan Waingapu 1.620 ton.
Pelaksana tugas (plt) Kepala Bulog Divre NTT, Alexander S Malelak yang ditemui di kantornya, Rabu (9/5/2018) mengatakan, permintaan pada bulan Januari 2.942 ton, Februari naik lagi 4.616 ton lalu Maret 2.669 ton, April 170 ton dan sampai dengan hari ini pada bulan Mei hanya 75 ton.
Baca: WAH! Ternyata Garuda Indonesia Tidak Ada Promo Dua Tiket Gratis pada HUT ke 69
Baca: ASTAGA! Calon Mahasiswi Melahirkan di Toilet lalu Membuang Bayinya Saat SBMPTN. Ini Fakta-faktanya
Baca: WOW! Di Bulan Juni Sebelum Lebaran, ASN Bakal Terima Gaji Dobel Tiga Kali. Begini Rinciannya
Dia menjelaskan trend di bulan Januari sampai Maret banyak karena belum panen, dimana ada kebutuhan makan dan karena cuaca maka pergerakan stok dari produsen ke NTT kurang lancar serta daerah produsen belum panen sehingga beras di pasar kurang.
"Untuk jaga itu pemerintah tugaskan Bulog untuk operasi pasar sehingga permintaan itu tinggi tapi masuk bulan April cuaca sudah bagus dan beras dari Makassar dan lainnya sudah masuk, harga stabil sehingga permintaan operasi pasar turun," katanya
Tapi lanjutnya, Bulog terus layani pengisian pasar sehingga ada pilihan bagi konsumen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ka-bulog-ntt_20180509_193046.jpg)