Hau Tanggumara : MTQ Sebagai Ajang Bingkai Kerukunan Sesama
Sebab Flores Timur daerah yang mayoritaskan agama Katholik telah menunjukkan NTT sebagai nusa terindah toleransinya.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU--Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXVII yang merupakan hajatan terbesar dalam ummat Islam NTT dilaksanakan di Larantuka Kabupaten Flores Timur (Flotim), telah menunjukan bingkai kerukunan yang maha dahsyat.
Sebab Flores Timur daerah yang mayoritaskan agama Katholik telah menunjukkan NTT sebagai nusa terindah toleransinya.
Kepala Kantor Agama Sumba Timur, melalui Kasubag Tata Usaha (TU) Hau Tanggumara,S.Pd menyampaikan itu melalui press realise yang diterima POS KUPANG.COM, Rabu (9/5/2018) pagi.
Baca: Mumpung Murah, Yuk, Beli Cabe di Pasar Naikoten Sekarang!
Baca: Dinilai Transparansi, Desa Nita Pernah Dikunjungi KPK
Menurut Tanggumara , moment MTQ ke XXVII Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur yang di gelar di Larantuka daerah yang mayoritaskan agama katholik, telah menunjukan bahwa NTT merupakan daerah Nusa Terindah Toleransinya.
Sebab menurut Tanggumara sebagai karunia terindah yang di berikan Tuhan untuk manusia yang beragama di NTT.
Kata dia, melalui ajang akbar itu juga, selain kedahsyatan ketolerasiannya, namun lewat hadirnya MTQ itu juga, mampu menunjukkan bahwa NTT sumber inspirasi antar umat beragama di dunia.
Baca: Wow! Sejumlah Motor Milik Pengendara Di Kelurahan Oesapa Diamankan Polisi Tengah Malam, Ada Apa?
"Karena saya asal dari Sumba Timur, tentunya seluruh peserta MTQ asal Kabupaten Sumba Timur mampu menunjukkan penampilan yang terbaik dan bisa menjuarai di setiap cabang Lomba,"ungkap Tanggumara. (*)