WOW ! Gedung RSUD Lewoleba Telan Rp 11 Miliar Lebih

Pembangunan akan dimulai dengan merobohkan sal anak yang berada persis di pinggir Jalan Trans Lembata

WOW ! Gedung RSUD Lewoleba Telan Rp 11 Miliar Lebih
pos kupang.com, frans krowin
Direktur RSUD Lewoleba, dr. Bernard Beda saat mengunjungi pasien anak yang sedang dirawat di bangsal anak, Jumat (3/5/2018) 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA - Dalam tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata akan membangun gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba. Pembangunan gedung itu menelan dana Rp 11 miliar.

Direktur RSUD Lewoleba, dr. Bernard Beda mengungkapkan hal tersebut kepada Pos Kupang.Com, Senin (7/5/2018). "Saat ini sedang dalam proses tender. Kalau tahapan ini sudah selesai berarti gedung baru rumah sakit ini akan segera dibangun," ujarnya.

Pembangunan gedung baru tersebut, lanjut dia, berada di tempat yang sama yakni di batas kota bagian timur Lewoleba. Pembangunan akan dimulai dengan merobohkan sal anak yang berada persis di pinggir Jalan Trans Lembata.

Sebelum gedung sal anak dirobohkan, lanjut Bernard, semua fasilitas layanan pada bangsal tersebut akan dialihkan ke gedung baru sal anak di sisi barat rumah sakit. Sebelum digunakan, sal baru anak tersebut sudah diberkati pada Jumat (3/5/2018) pagi.

Fasiltas pada bangsal anak tersebut sudah disiapkan. Jadi ketika gedung lama itu dibongkar, seluruh pasien anak, para petugas dan seluruh fasilitas rumah sakit pada bangsal tersebut, sudah diamankan.

Ia meminta masyarakat agar mendukung pemerintah dalam membangun gedung baru rumah sakit tersebut. Dukungan masyarakat sangat menentukan pelaksanaan pembangunan fisik gedung tersebut.

Bernard belum memastikan kapan pembangunan fisik itu akan dimulai. Namun menurut dia, apabila pelaksanaan tender sudah selesai maka sesaat kemudian pekerjaan fisik akan dimulai.

Meski saat ini kegiatan fisik belum dimulai tetapi ia memprediksi pembangunan gedung tersebut rencananya akan selesai pada Desember 2018 mendatang.

Untuk memperlancar pembangunan gedung itu, lanjut dia, pemerintah telah meminta rekanan untuk menggunakan tenaga tukang yang profesional.

"Tukang profesional itu pasti akan dibawa dari Jawa. Kalau tukang profesional yang kerja, berarti target pekerjaan itu pasti akan terwujud, yakni akhir Desember 2018, gedung baru rumah sakit ini harus sudah selesai dibangun," ujarnya. (*)

Baca: Persawahan di Desa Nanga Labang yang Hijau Mulai Dilanda Kekeringan

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved