Ini Cara Dinas P3AP2KB Sumba Timur Menekan Kasus Kekerasan Anak

Kasus kekerasan seksual terhadap anak perempuan yang masih di bawah umur di Kabupaten Sumba Timur sangat tinggi.

Ini Cara Dinas P3AP2KB Sumba Timur Menekan Kasus Kekerasan Anak
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Sumba Timur, Lapu Renga Yina, SKM, MM (kiri) didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Dinas P3AP2KB Kabupaten Sumba Timur, Drs. Wanja Wairundi, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Kasus kekerasan seksual terhadap anak perempuan yang masih di bawah umur di Kabupaten Sumba Timur sangat tinggi.

Untuk menekan kasus tersebut, Dinas P3AP2KB Kabupaten Sumba Timur giat melakukan sosialisasi penghapusan kasus kekerasan kepada perempuan dan anak.

Baca: Parah? Sumba Timur Ranking 2 Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di NTT

Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Sumba Timur, Lapu Renga Yina, SKM, MM menyampaikan hal itu ketika ditemui POS- KUPANG.COM di ruang kerjanya, Kamis (26/4/2018).

Lapu yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Hak Perempuan dan Anak Dinas P3AP2KB Kabupaten Sumba Timur, Drs. Wanja Wairundi, mengatakan, kegiatan sosialisasi dilakukan pada setiap desa dan kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

Baca: Larang Aksi Coret Moret dan Konvoi, Ini Pesan Kepsek SMPK Santo Yoseph Naikoten

Lapu berharap sosialisasi tersebut dapat menghapus kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Lapu mengatakan, kasus kekerasan anak di bawah umur tersebut lebih banyak terjadi dimana pelakunya ada di lingkaran keluarga itu sendiri. Begitu juga kasus KDRT.

Baca: Pemkab Lembata PHK 1.800 Orang Pegawai, Gabriel Suku Kotan: Kita Sangat Sesalkan

"Kadang kakeknya, kadang dibuat oleh ayah tiri, kadang oleh om korban itu sendiri terkait kasus persetubuhan anak di bawah umur ini. Pokoknya di lingkaran keluarga itu sendiri. Maka kita terus gencar sosialisasi stop kekerasan kepada anak dan perempuan," katanya. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved