Sabtu, 18 April 2026

Peringati Santo Markus, Umat Katolik Paroki Kristus Raja Waiwerang Larantuka Lakukan Hal Ini

Santo Markus bahkan menjadi uskup dan martir di Alexandria Mesir dan dibunuh karena mewartakan Kristus.

Penulis: Felix Janggu | Editor: Fredrikus Royanto Bau
ISTIMEWA
Umat Katolik Paroki Kristus Raja Waiwerang menjelang puncak Pesta Santo Markus, penginjil, uskup dan martir di Kota Waiwerang. 

Suster-suster komunitas DST Waiwerang diperjakan menjadi tim juri perlombaan. Setiap perserta lomba paduan suara wajib kenakan pakaian tenun ikat Flotim.

Baca: Dosen Ekonomi dari NTB Batal Hadiri ToT Keuangan Syariah di Kupang, Ini Sebabnya

"Wajib berpakaian daerah sesuai kesepakatan KBG. Tujuan kami agar anak muda lebih hayati nilai buaya lokal di NTT," kata Martha.

Martha mengatakan pesta Santo Markus sudah dirayakan untuk keenam kalinya. Tahun 2018 mengusung tema," Bersama Santo Markus Kita Berani Mewartakan Kuat Kuasa Tuhan dalam Hidup Menggereja,".

"Ketua Panitia Fransiskus Sakera sangat sibuk menyukseskan kegiatan ini. Tujuannya untuk meningkatkan iman dan persatuan di antara umat," kata Martha.

Tiga hari menjelang hari puncak, umat Katolik menggelar triduum sampai puncak kegiatan Rabu (25/4/2018).

"Umat antusias sekali pak. Ini tahun ramai sekali," cerita Martha. (*)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved