JSIT NTT Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru
kegiatan tersebut merupakan wujud peran JSIT NTT dalam menciptakan pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berdaya saing global khususnya di NTT.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Gordi Donofan
POS KUPANG. COM | KUPANG - Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Nusa Tenggara Timur menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru.
Kegiatan bertajuk "Peningkatan Kompetensi Guru dalam Membangun Karakter Anak Didik ini dilaksanakan, di Aula Gedung DPD RI Provinsi NTT, Jalan Polisi Militer, Sabtu (21/4/2018).
Peserta yang ikut sekitar seratus orang guru SIT yang tergabung dalam JSIT dan sekolah Islam yang berada di Kota Kupang dan sekitarnya.
Ketua Panitia Pelaksana, Wirda H. Kasim, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud peran JSIT NTT dalam menciptakan pendidikan yang bermutu, berkarakter dan berdaya saing global khususnya di NTT.
"Dengan Workshop ini, kami sangat berharap peserta dapat meningkat kemampuannya dalam membangun karakter anak didik," ungkap Wirda.
Wirda mengaku, wadah tersebut dijadikan sebagai wadah kebersamaan dan menjalin persaudaraan.
"Ini sebagai wadah memperkokoh silaturahmi di antara pelaksana dan guru sekolah Islam se-NTT, "papar Wirda.
Narasumber kegiatan itu adalah Sekjend JSIT Indonesia, Suhartono, M.Pd.
Menurut Suhartono, materi workshop ini untuk masing-masing sesi, antara lain: konsep SIT dan tugas utama guru, pembelajaran terpadu dan workshop RPP terpadu.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang Workshop Peningkatan Kompetensi Guru ini merupakan rangkaian kegiatan Pelantikan Pengurus JSIT NTT Periode 2017-2022 yang akan dilaksanakan pada Ahad, 22/4 /2018.
Usai pelantikan, Minggu (22/4/2018) akan dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pendidikan dengan tema "Mendidik Anak Zaman Now" dan Muskerwil JSIT NTT. (*)
Baca: Kasus Hunian Palue, Tidak Bisa Hanya Berhenti di Kepala dan Bendahara BPBD