Tergilas Bisnis "Online" Adidas Bakal Tutup Ribuan Tokonya?
Perusahaan asal Jerman itu memiliki sedikitnya 2.500 toko secara global.Selama beberapa tahun ke depan, Adidas bakal menutup sejumlah aset itu.
POS-KUPANG.COM|NEW YORK - Disrupsi digital membuat peritel mesti cekatan dalam mentransformasi bisnisnya.
Jika tidak, bisnis terancam rebah.
Kondisi itulah yang sedang dicermati peritel perlengkapan olahraga tersohor dunia, Adidas.
Perusahaan asal Jerman itu bersiap memangkas jumlah toko konvensional dan mulai mengobarkan bisnis online atau daring.
Untuk diketahui, saat ini Adidas memiliki sedikitnya 2.500 toko secara global.
Selama beberapa tahun ke depan, Adidas bakal menutup sejumlah aset propertinya tersebut.
Baca: MIRIS! Rumah Bupati Dibakar Warganya Gara-gara Hal ini
"Seiring waktu, kami akan memiliki lebih sedikit toko.
Meski begitu, toko-toko tersebut bakal memiliki pengalaman pelanggan lebih baik," ungkap Chief Executive Officer Adidas Kasper Rorsted, sebagaimana dilansir Financial Times, Selasa (10/4/2018).
Menurut Kasper, peran toko fisik diharapkan tak lagi sekadar lumbung pendapatan, tetapi juga sebagai pendongkrak citra merek Adidas.
Sambil mengurangi jumlah gerai konvensional, manajemen Adidas terus berupaya meningkatkan infrastruktur digitalnya.
Baca: Mobil Toyota C-HR Incar Konsumen Kelas Atas yang Doyan Lakukan Hal ini
Adidas telah memperkenalkan aplikasi pada ponsel cerdas yang memungkinkan konsumen memiliki tingkat personalisasi tinggi.
Aplikasi itu telah diluncurkan, antara lain di Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat.
Investasi seperti gudang pemenuhan bagi konsumen daring turut dilakukan Adidas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/adidas_20180412_234709.jpg)