Begini Penilaian Kepala OJK Provinsi NTT Terhadap Kinerja BPR di NTT
Beginilah penilaian Kepala OJK Provinsi NTT, Winter Marbun terhadap kinerja BPR di Propinsi NTT.
Penulis: Hermina Pello | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Baca: Isi TTS Bersama Kekasihnya, Perempuan Ini Temukan Kejanggalan di Baris Terakhir, Apa Itu?
Sementara untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) di NTT sedikit melambat dibawah nasional dimana nasional tumbuh 12,06 persen dan NTT sebesar 11,6 persen tapi secara umum pertumbuhan lebih kencang dibandingkan nasional.
Mengenai peran dari BPR di NTT sebagai nasional kota tumbuh sangat besar pangsa di tahun 2016 dari segi total aset BPR 0,52 persen dan tahun 2017 jasi 0,53 persen.
Dari segi DPK tahun 2016 dan 2017 tetap yakni 0,62 persen, sedangkan Kredit di 2016 pangsa 0,55 persen di 2017 jadi 0,58 persen.
Winter mengatakan BPR semakin pruden dan semakin berhati dalam berikan kredit dimana NPL BPR di NTT tahun 2016 sebesar 5, 44 persen turun jadi 4, 56 persen.
"Ada perbaikan satu persen untuk NPL.0 demikian juga dengan permodalan makin baik dimana CAR 20,79 persen jadi 21,36 persen di 2017.
Baca: Perempuan Ini Menikahi Pria Bule Lewat Situs Kencan Online, Motifnya Terungkap 9 Tahun Kemudian
Baca: Gara-Gara Warna Rambutnya, Gadis ini Dibully Guru dan Teman, Inilah Reaksi Ibunya
Baca: Inilah Macam-macam Tipe Perselingkuhan, Sadar Tidak sadar Kamu Juga Melakukannya
Baca: Saat Membantu Persalinan, Bidan Cantik Ini Mengaku Telah Berselingkuh dengan Suami Perempuan Itu
Dikatakan, BPR makin baik , tumbuh bagus sehingga ketahanan BPR di NTT makin baik.
Winter menambahkan diantaranya 11 BPR itu, ada tujuh BPR tumbuh kencang diatas rata-rata nasional sisanya empat ini dibawa nasional dan mudah mudahan di 2018 bisa diatas nasional.
I Wayan Sadyana menambahkan sesuai dengan rencana bisnis pada dasarnya rencana bisnis 2017 semua capai target.
"Untuk total aset dari rencana Rp 644 miliar dan tercapai Rp 668 miliar artinya diatas lebih dari 100 persen.
Kredit juga dari rencana Rp 510 miliar dan realisasi Rp 513 miliar dan DPK dari rencana Rp 515 dan tercapai Rp 523 miliar dimana diatas 100 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/winter-marbur-3_20180410_103732.jpg)