Liang Ndara Terus Ditata Sebagai Destinasi Wisata Labuan Bajo

Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) kini terus ditata sebagai salah satu destinasi pariwisata di daerah itu.

Liang Ndara Terus Ditata Sebagai Destinasi Wisata Labuan Bajo
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Hasil kerajinan tangan warga desa liang ndara di manggarai barat.

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM|LABUAN BAJO--Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) kini terus ditata sebagai salah satu destinasi pariwisata di daerah itu.

Letaknya yang tidak jauh dari Labuan Bajo menjadi salah satu faktor tingginya wisatawan berkunjung ke desa itu.

"Penataan terus dilakukan, saat ini areal parkir untuk kendaraan dari para pengunjung sedang digusur. Lokasinya di dekat Kantor Desa. Sehingga nanti para pengunjung lebih gampang saat berkendaraan ke desa kami," kata Kepala Desa Liang Ndara Karolus Vitalis, kepada poskupang.com, Selasa (27/3/2018).

Salah satu hasil kerajinan tangan warga liang ndara berupa anyaman.
Salah satu hasil kerajinan tangan warga liang ndara berupa anyaman. (POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS)

Disampaikannya bahwa pembangunan sejumlah fasilitas di desa itu dibiayai langsung oleh pemerintah pusat.

Seperti berita sebelumnya, semua hasil kerajinan tangan dan hasil produksi pertanian warga Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), akan dijual di souvenir shop di desa itu.

Baca: Buruan Penuhi 8 Syarat dan Tata Caranya! Penerimaan Polri Dibuka Hanya 17 Hari Saja

Baca: Minus Ahok, 11 Hati Koruptor Geram Tetunduk di Depan Kerasnya Pukulan Palu Hakim Artidjo Alkostar

"Souvenir shop dibangun tahun 2018 ini untuk menjual semua karya warga desa. Seperti hasil kerajinan tangan dan hasil pertanian dari kelompok tani," kata Vitalis.

Pembangunan souvenir shop itu kata dia untuk mendukung pengembangan Liang Ndara sebagai desa wisata.

Sumber anggarannya berasal dari APBN lewat Kementerian Pariwisata.

Peserta tarian yang biasa dipentaskan saat wisatawan berkunjung ke Desa Liang Ndara.
Peserta tarian yang biasa dipentaskan saat wisatawan berkunjung ke Desa Liang Ndara. (POS KUPANG/ISTIMEWA)

selain itu, dukungan pengembangan desa pariwisata di Liang
Ndara juga melalui pembangunan 10 unit pondok wisata.

"Pondok wisata itu berfungsi untuk menjadi tempat penginapan dari para wisatawan yang berkunjung. Dibangun di lahan milik desa yang sudah kami siapkan," kata Karolus.

Pihaknya kata dia, menginginkan agar pondok wisata itu nantinya dikelolah oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Untuk diketahui, Liang Ndara menjadi salah satu desa wisata percontohan di Flores.

Keberadaan sanggar budaya dan paket wisata lainnya di desa itu makin diminati oleh wisatawan manca negara.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved