Sabtu, 18 April 2026

Wow! 1.793 Warga Ende Terkena Gigitan Hewan Penular Rabies, Bagaimana Penangangannya?

Sebanyak 1.793 masyarakat Kabupaten Ende pada tahun 2017 terkena gigitan hewan penular rabies (GHPR) berupa anjing dan kucing serta kera.

Penulis: Romualdus Pius | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Petugas di Dinkes Kabupaten Ende sedang menyuntikan VAR ke pasien atas nama, Gratia Adila Benu. 

Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.OCM, ENDE - Sebanyak 1.793 warga masyarakat Kabupaten Ende pada tahun 2017 terkena gigitan hewan penular rabies (GHPR) berupa anjing dan kucing serta kera. Dari kasus tersebut tercatat ada 2 orang yang dinyatakan positif terkena penyakit rabies.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, dr Munafatma mengatakan hal itu melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sislaus Bendu, SKM saat dikonfirmasi Pos-Kupang.com, Sabtu (24/3/2018) di ruang kerjanya tentang data penyakit rabies.

Baca: Terharu, WKRI Stasi Naimata Bawa Bingkisan Kasih untuk 75 Kepala Keluarga

Baca: Wah! Dinsos TTS Tuding Bulog Lambat Salurkan Bansos Rastra, Kenapa Bisa Begitu?

Baca: Bayar Jaman Now, Bayar Pakai HP, Kok Bisa? BNI Kasih Tipsnya!

Dikatakan dari data yang ada tercatat bahwa yang paling dominan adalah anjing sebanyak 1.781 serta sisanya adalah kucing sebanyak 7 kasus dan kera 1 kasus.

Sedangkan pada tahun 2018 hingga Maret tercatat ada 101 kasus gigitan hewan penular rabies dengan perincian anjing sebanyak 99 kasus dan kucing 2 kasus.

Dari data tersebut ujar Sislaus menyatakan bahwa potensi ancaman penyakit rabies yang dibawa oleh hewan penular rabies masih sangat tinggi. Oleh karena itu pihaknya meminta kepada warga untuk senantiasa waspada agar tidak menjadi korban penyakit rabies.

Baca: Kesal dengan Anak yang Keras Kepala? Lakukan 8 Hal Ini Terhadapnya. Dia Akan Berubah Nurut!

Baca: Malu Punya Lemak di Perut dan Paha? Hilangkan dengan 3 Cara Ini, Mudah Dilakukan Loh!

Baca: Pria Ini Tetap Mencintai Pacarnya yang Telah Menebasnya dengan Pedang Katana, Ini Alasannya!

Tentang stok vaksin anti rabies yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Sislaus mengatakan bahwa hingga Bulan Maret stok yang ada sebanyak 2000 vial. Dengan jumlah tersebut mampu bertahan untuk 6 bulan kedepan.

Oleh karena itu dia mengharapkan kepada masyarakat Kabupaten Ende apabila terkena gigitan hewan penular rabies baik itu anjing juga kucing atau kera diharapkan segera mendatangi Dinas Kesehatan Kabupaten Ende guna mendapatkan suntikan vaksin anti rabies.

Warga yang mendapatkan suntikan VAR ujar Sislaus tidak dipungut biaya atau gratis untuk itu diharapkan kepada warga agar tidak perlu ragu soal biaya karena biaya pengadaan VAR menjadi tanggungan Negara.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved