Kembali ke Tradisi Asli, Tetua Adat Antar Arca Tuhan pada Prosesi Laut Semana Santa 2018
Umat Katolik tengah memasuki persiapan menuju pekan Paskah. Panitia Semana Santa di Kota Larantuka tengah sibuk mempersiapkan prosesi.
Penulis: Felix Janggu | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Feliks Janggu
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Umat Katolik tengah memasuki persiapan menuju pekan Paskah. Panitia Semana Santa di Kota Larantuka tengah sibuk mempersiapkan prosesi yang akan dihadiri puluhan ribu peziarah.
Ketua Panitia Tradisi Persisan Anta Tuhan Meninu, Piter Diaz, kepada Pos-Kupang.Com, Kamis (22/3/2018), mengatakan, persiapan sudah 80 persen.
Baca: Tes Urine di RSUD Larantuka, Semua Anggota TNI Flotim Bebas Narkoba
Kepela Tuhan Meninu yang baru saja selesai direhab, meski belum seutuhnya rampung, kata Piter, sudah bisa digunakan untuk beribadah pada Semana Santa.
Beberapa persiapan yang dilakukan panitia di antaranya membersihkan halaman kepela, memperbaiki Berok Tuhan dan petugas yang mengantar Berok Tuhan. "Pokoknya persiapan kita sudah 80 persen," kata Piter.
Baca: Januari dan Februari, Anjing dan Kucing Gigit 247 Warga Nagekeo
Piter mengungkapkan salah satu perubahan penting pada Persisan Tahun 2018 yakni kembalinya peran tetua suku mengantar Berok Tuhan.
"Kalau dulu sebagai penghormatan kita berikan kepada bupati untuk antar Patung Yesus Wafat di Salib, tapi tahun ini tetua suku sendiri yang antar," kata Piter.
Ia mengatakan, upaya kembali ke tradisi yang asli itu atas permintaan Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr.
"Bapak uskup datang ke Kepela ini (Tuan Meninu) dan bertemu tetua suku meminta kembali ke tradisi asli," kata Piter.
Usulan uskup Frans itu, tambah Piter, didukung oleh Bupati Flotim, Antonius Hubertus Gege Hadjon.
"Bupati juga pernah datang ke sini dan kita sampaikan permintaan bapa uskup. Dan bupati sangat mendukung," kata Piter. (*)