Jepang Belum Realisasikan Bantuan Penyulingan Air Bersih di Pulau Messah, Ini Alasannya

Bantuan pembangunan penyulingan air laut menjadi air bersih layak minum di Pulau Messah, Labuan Bajo dari Pemerintah Jepang masih harus disurvei lagi.

Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Direktur PDAM Labuan Bajo dan petugas JICA saat kunjungan ke Pulau Messah, Labuan Bajo, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Pos-Kupang.Com, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Bantuan berupa pembangunan penyulingan air laut menjadi air bersih layak minum di Pulau Messah, Labuan Bajo dari Pemerintah Jepang ternyata masih harus disurvei lagi.

Baca: Waspadalah! Pencuri Berkeliaran di Rumah Sakit Lewoleba, Mereka Berpura-pura Menjadi Keluarga Pasien

Survei lanjutan itu untuk mengetahui tingkat kemampuan warga setempat sebelum menentukan tarif yang harus dibayar.

"Untuk proyek bantuan air bersih di Pulau Messah, masih harus disurvei lagi agar mengetahui kemampuam warga dalam membayar tarif. Kami belum bisa pastikan kapan survei itu dilakukan," kata Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Lendo, kepada Pos-Kupang.Com, Rabu (14/3/2018).

Baca: Pilkades Serentak di TTS Bermasalah, BPMD Sudah Terima Pengaduan

Dijelaskannya, bahwa survei itu masih harus menunggu rekomendasi dari Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Jepang melalui Badan Kerja Sama Internasional Jepang atau yang lebih dikenal dengan nama Japan Internasional Coorpration Agency (JICA), memberikan bantuan berupa pembangunan penyulingan air laut menjadi air bersih layak minum di Labuan Bajo, tepatnya di Pulau Messah dan Pulau Seraya Besar.

Berkaitan dengan itu, tim dari Kementerian Luar Negeri Jepang sudah melakukan survei pada bulan Maret 2017.

JICA merupakan sebuah lembaga yang didirikan oleh Pemerintah Jepang untuk membantu pembangunan di negara-negara berkembang.

Pulau Messah dan Pulau Seraya Besar merupakan pilot project. Bila memungkinkan maka beberapa pulau berpenghuni lainnya juga akan dibantu dengan cara penyulingan yang sama. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved