Waspadalah! Pencuri Berkeliaran di Rumah Sakit Lewoleba, Mereka Berpura-pura Menjadi Keluarga Pasien

Akhir-akhir ini, oknum pencuri sering berkeliaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Waspadalah! Pencuri Berkeliaran di Rumah Sakit Lewoleba, Mereka Berpura-pura Menjadi Keluarga Pasien
POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Humas Polres Lembata, Aipda Syahlan Muladi

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Akhir-akhir ini, oknum pencuri sering berkeliaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba, Kabupaten Lembata. Oknum pencuri itu melancarkan aksinya dengan berbagai modus. Salah satunya, adalah berpura-pura sebagai keluarga pasien.

Hal tersebut diungkapkan Kasubag Humas Polres Lembata, Aipda Syahlan Muladi, ketika ditemui Pos-Kupang.Com, Rabu (14/3/2108).

Baca: Hati-hati Melintasi Ruas Jalan Bea Laing-Benteng Jawa

Ia mengungkapkan kabar tersebut berdasarkan pengakuan dua oknum pencuri, yakni Irfandi Abdulah dan Awaludin Al Islam bahwa ada kelompok pencuri yang terus mengincar rumah sakit.

Baca: Pilkades Serentak di TTS Bermasalah, BPMD Sudah Terima Pengaduan

Dikatakannya, informasi tentang oknum pencuri yang berkeliaran di rumah sakit itu, penting untuk disampaikan kepada publik. Maksudnya, semua pihak hendaknya selalu waspada baik saat berada di rumah sakit maupun ketika meninggalkan rumah untuk keperluan lain di luar rumah.

"Bila hendak meninggalkan rumah, harus dipastikan bahwa rumah benar-benar dalam keadaan terkunci. Kalau lalai sedikit saja, maka bukan mustahil rumah warga akan menjadi sasaran empuk oknum yang tidak bertanggungjawab," ujar Syahlan.

Tentang pencuri yang berkeliaran di rumah sakit, dia mengatakan, baru-baru ini, satpam yang bertugas di RSUD Lewoleba itu berhasil mencegat oknum yang sedang berkeliaran itu. Hanya saja, satpam itu tak tahu kalau yang dicegat adalah pencuri yang sedang menyasar barang-barang milik keluarga pasien.

Menurut Syahlan, kabar itu diketahui dari kesaksian dua oknum pencuri yang saat ini sedang berurusan di kepolisian. Karena itu, ia meminta semua pihak agar selalu waspada mengingat kasus pencurian makin merajalela di daerah ini.

Terhitung Januari sampai pertengahan Maret 2018 ini, lanjut dia, tercatat 21 kasus pencurian yang dilaporkan masyarakat ke polisi. Jumlah tersebut belum termasuk yang tidak diadukan ke aparat keamanan.

Kasus pencurian yang diadukan, lanjut dia, yakni pencurian ternak kambing, babi, ayam, pencurian barang berhiasan emas, dan paling banyak adalah pencurian barang-barang elektronik.

Dari banyaknya kasus tersebut, tutur Syahlan, saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pencurian. Ada juga kasus yang sekarang ini sedang ditangani penyidik.

Ia juga memastikan bahwa polisi telah mengantongi sejumlah nama yang teridentifikasi sebagai pelaku pencurian di daerah tersebut. Saat ini polisi sedang menunggu moment yang pas untuk menciduk para oknum tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help