Gunung Sinabung Sudah 6 Kali Meletus, Kali Ini Lebih Dahsyat
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara meletus, Senin (19/2/2018), menyemburkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter.

Setidaknya sepanjang November 2013, Gunung Sinabung berkali-kali mengalami letusan dan menyemburkan awan panas. Pada 24 November 2013, Gunung Sinabung dinaikkan statusnya menjadi Awas. Akibatnya, penduduk dari 21 desa dan 2 dusun diungsikan.
Akibat letusan ini, hujan abu mencapai kawasasn Sibolangit dan Berastagi, Sumatera Utara. Sejak saat itu, aktivitas Gunung Sinabung tidak berhenti dan kondisinya terus fluktuatif.
Tahun 2014
Kondisi ini tetap bertahan hingga memasuki awal tahun 2014.
Meski begitu, 14 orang ditemukan tewas terkena semburan awan panas ketika sedang mendatangi Desa Suka Meriah, Payung, Karo yang berada dalam zona bahaya I.
Rentetan letusan dan semburan awan panas menjadikan jumlah pengungsi bertambah sekitar 20 ribu orang. Kondisi Sinabung mulai mereda pada minggu terakhir di Januari 2014.
Tahun 2016
Pada 21 Mei 2016, Gunung Sinabung kembali meletus. Semburan awan panas menyelimuti Desa Gamber yang hanya beradius 4 kilometer dari Gunung Sinabung. 7 orang dinyatakan meninggal dan 2 lainnya mengalami luka bakar dalam peristiwa tersebut.
Para korban diketahui berada di Desa Gamber saat letusan terjadi.
Tahun 2017
Sepanjang tahun 2017, Gunung Sinabung masih terus bergejolak dan mengeluarkan awan panas. Akibatnya ribuan warga masih harus hidup di pengungsian.
Pada Mei 2017, Gunung Sinabung statusnya meningkat menjadi Awas yang ditandai dengan erupsi dan luncuran awan panas. Semburan material dari letusan ini mencapai 4 kilometer. (Wahyu Aji)