Siswa SMAS Katolik John Paul Histeris Dikunjungi Mendikbud
Raut wajah sukacita terpancar dari ratusan siswa/siswi dan guru SMAS Katolik St. John Paul II di Kota Maumere, Pulau Flores, Sabtu (17/2/2018) siang.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
Laporan Wartawan Pos Kupang, Eginius Mo'a
POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Raut wajah sukacita terpancar dari ratusan siswa/siswi dan guru SMAS Katolik St. John Paul II di Kota Maumere, Pulau Flores, Sabtu (17/2/2018) siang.
Mereka berteriak histeris seolah tak yakin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhadjir Effendi, bisa datang ke sekolahnya.
Sekolah ini bernaung di bawah yayasan milik Keuskupan Maumere, dengan mengabadikan nama Paus Yohanes Paulus II yang pernah datang ke Kota Maumere tahun 1989.
Kunjungan ini merupakan yang pertama dilakukan oleh pejabat negara RI semenjak sekolah itu ada.
Kepala sekolah, RD Fidelis Dua, bersama para guru, siswa dan siswi bersukacita menerima kehadiran Mendikud yang ditemani Pelaksana tugas (Plt) Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar, Danlanal Maumere, Kolonel (Marinir) Sumantri, Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, dan beberapa pejabat dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
Tabuhan Gong Waning, musik adat Sikka dan lenggak lenggok penari siswi dan siswa menyambut kedatangan Mendikbud di tengah hujan deras.
Meski tak sampai satu jam berada di sekolah yang telah mendapat Akreditasi A itu, Mendikbud mengaku puas dengan sekolah ini.
Ketika telah berada disamping mobil yang hendaknya membawanya ke Bandara Frans Seda untuk terbang ke Jakarta, Mendikbud kembali ke tempat siswa penabuh Gong Waning. Ia duduk dan melakukan foto bersama siswa.
Mendikbud datang ke Kota Maumere sejak Jumat (16/2/29018) menghadiri wisuda di Universitas Muhammadiyah Maumere, Sabtu pagi.
Ia juga melakukan audiens dengan Uskup Maumere, Mgr. Kherubim Parera, SVD, mengunjungi SD Inpres Wolomarang, dan MIS Muhammadiyah di Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, sekitar 3 Km arah utara Kota Maumere. (*)