Warga Desa Bajak, Kecamatan Reok Kabupaten manggari Disarankan Untuk Pindah
Ini yang disarankan BPBD Kabupaten Manggarai terkait dengan curah hujan meninggi dan minta warga pindah
Penulis: Aris Ninu | Editor: Marsel Ali
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM | RUTENG - Dampak dari jalan amblas di jalur Ruteng-Reo membuat BPBD Manggarai mendata rumah warga yang mengalami kerusakkan.
Hasil pendataan ada satu rumah yang sudah mengalami kemiringan dan satu poskesdes juga terkena dampak. Rumah warga lain pun terancam.
BPBD Manggarai sudah menyarankan warga yang tinggal di KM 14, Desa Bajak, Kecamatan Reok agar bisa mengungsi.
Pasalnya, rumah warga yang ada di sekitar jalan yang amblas akan terkena dampak.
"Kami sudah turun tim untuk melakukan pendataan. Ada satu rumah dan poskesdes yang sudah terkena dampak jalan amblas. Kami sudah meminta warga yang berada di lokasi agar bisa mengungsi. Bila perlu mencari lahan baru untuk membuat rumah," kata Kepala BPBD Manggarai, Libert Habut dalam laporannya kepada wartawan di Manggarai,Sabtu (20/1/2018) sore.
Libert menjelaskan, Tim BPBD Manggarai yang turun ke lokasi, Jumat (19/1/2018) pagi bertugas mendata kerusakkan akibat amblasnya jalan Ruteng-Reo.
Tim juga menemui warga guna menyampaikan agar waspada dan mencari tempat yang aman.
"Apalagi hujan akan terus meningkat pada bulan Februari sampai Maret. Kami akan terus membangun komunikasi dengan warga agar mencari tempat yang aman.Jika bertahan pasti akan terkena dampak,"ujar Libert.
Sementara itu, Camat Reok, Kanisius Tonga kepada Pos Kupang dari Reo, Minggu (21/1/2018) siang menegaskan, dirinya akan terus melakukan pendekatan dengan warga agar bisa mengungsi atau membangun rumah di lahan baru.
"Saya dan aparat Desa Bajak akan melakukan pendekatan dengan warga. Kondisi jalan yang amblas bisa membuat rumah warga mengalami keretakan dan ambruk. Bukan saja itu, rumah-rumah warga pun berada di bantaran Kali Wae Pesi. Kalau hujan, kali Wae Pesi akan melebar mencapai pemukiman warga karena belum ada tanggul penahan air," kata Camat Kanis.
Sebelumnya, jalan Ruteng-Reo di Km 46 tepatnya Desa Bajak, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai tiba-tiba amblas.
Jalan yang amblas itu membuat satu rumah mengalami kemiringan pada bagian tembok samping dan nyaris ambruk karena dampak dari jalan yang amblas.
Diperkirakan penggerakan tanah yang amblas di lokasi sepanjang 30 meter sedalam setengah meter bisa mengancam pemukiman warga di sekitar lokasi.
Jika tidak diatasi secepatnya kemungkinan jalan putus lalu rumah warga yang berada. di bantaran Kali Wae Pesi bisa ambruk.