V BTS Bongkar Masa Lalunya yang Menguras Air Mata. Jangan Lupa Siap Tisu Deh
Member BTS ini tak pernah gagal membius penggemarnya lewat wajah nan tampan dan aksinya ketika bersama BTS.
Penulis: Djuwariah Wonga | Editor: Djuwariah Wonga
POS-KUPANG.COM- Populer, tampan dan berbakat adalah tiga kata yang tidak berlebihan untuk menggambarkan sosok Kim Taehyung atau yang lebih dikenal dengan V.
Member BTS ini tak pernah gagal membius penggemarnya lewat wajah nan tampan dan aksinya ketika bersama BTS.
Tapi tahukah kamu, V BTS yang nyaris sempurna dan tanpa celah ternyata memiliki masa lalu yang suram?
Ya, meski memiliki semua hal yang diidam-idamkan oleh banyak orang, V ternyata pernah dikucilkan dan dijauhi oleh orang-orang disekitarnya loh.
Melansir Soompi.com, ketika masih duduk di bangku SMP V pernah diperlakukan dengan buruk oleh teman sekolahnya.
Hal tersebut diungkapkan V ketika ia sedang menanggapi curahan hati seorang fans.
Baca: Saat Lagi Asyik Memadu Kasih, Pasangan Selingkuh Ini Diciduk Warga
Baca: Madu Hutan Flores Merambah Pasar Online Dari Kampung Duntana
Baca: VIDEO: Ombudsman NTT Sudah Ingatkan Pihak Pelabuhan Tenau Agar Menciptakan Kondisi Nyaman
Baca: Tim Pemenangan Marianus-Emi Serahkan Dokumen Perbaikan Syarat Calon
Fans V mengatakan bahwa ia takut kehilangan teman karena mengagumi sosok yang sangat populer.
Mendengar hal itu, V mencoba menenangkan fansnya dengan kisah masa lalunya.
"Tidak apa-apa. Hal yang sama terjadi pada saya. Saya juga pernah hampir kehilangan semua teman saya," ujar V.
Saat SMP V memiliki seorang teman yang baik, pandai berolahraga, dan V sangat mengaguminya.
Hingga suatu saat V merasa ada yang tak beres dalam hubungan mereka.
"Kami cukup dekat, tapi kemudian aku mulai merasa dia tidak menganggapku sebagai temannya, tapi lebih ke orang yang lebih rendah darinya," ujar V.
Meski merasa diperlakukan tak adil oleh temannya, V mengabaikan hal itu dan tetap menjalin hubungan baik.
Hingga satu hari, V diundang ke ulang tahun teman dekatnya ini.
V pun sudah menyiapkan kado spesial dan datang ke rumah teman dekatnya tapi V justru dibuat kecewa.
Ternyata temannya tidak mengadakan pesta di rumah dan V tidak diberitahu lokasi pesta ulang tahun.
V berusaha menelepon teman-temannya dan menunggu selama tiga jam di depan rumah temannya itu.
Setelah mengetahui lokasinya, V pun datang dan memberikan hadiahnya.
Ia tak bisa mengikuti pesta tersebut hingga selesai.
Ia pulang dan menangis sepanjang jalan.