Membongkar Rahasia di Balik Candi Borobudur, Netizen Geram dengan Cara yang Digunakan

Dosen arkeologi UGM bercerita bagaimana diskusi semapt gaduh saat menghadirkan Fahmi Basya di UGM.

Membongkar Rahasia di Balik Candi Borobudur, Netizen Geram dengan Cara yang Digunakan
Twitter
Klip video 

POS-KUPANG.COM - Tak diketahui apa maksud orang-orang berikut ini yang terlihat menggesekkan kartu ke sela-sela dinding Candi Borobudur.

Aksi itu direkam dalam video lalu tersebar ke media sosial, satu di antaranya disebar oleh akun Dennis Adishwara @OmDennis, Senin (10/7/2017).

Dalam postingannya Dennis menampilkan sebuah cuplikan video orang-orang sedang menggesekkan kartu di area dinding Candi Borobudur.

Hal itu dilakukannya terkait dengan buku Fahmi Basya berjudul 'Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman.'

Baca: Tak Disangka! 20 Tahun Pria Ini Tinggal Bersama Seekor Buaya, Akhirnya Menyedihkan

Keluarnya buku itu pernah menjadi perdebatan di kalangan akedemis dan arkeolog beberapa bulan lalu.

Minggu lalu, dalam seminar Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2017 pada Jumat (24/11), klaim Fahmi Basya sempat didiskusikan.

Dilansir dari buddhazien.com, Jumat (24/11/2017) Niken Wirasanti, seorang dosen arkeologi Universitas Gadjah Mada (UGM) sempat bercerita bagaimana kegaduhan diskusi saat menghadirkan Fahmi Basya di UGM.

Baca: Birahi Memuncak Usai Minum Jamu Kuat, Pemuda 20 Tahun Perkosa Ibu Rumah Tangga

“Beberapa waktu yang lalu, fakultas arkeologi UGM mengundang Fahmi Basya dalam seminar Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman. Saya biarkan saja mereka mau memanggil Si Fahmi. Saya mengatakan kepada mahasiswa bacalah sampai khatam (utuh). Mengapa ada arca? Bolehkah Islam menggambarkan arca? Kemudian mereka bingung. Jadi, ya saya biarkan saja mereka mencari jati dirinya,” terangnya.

Halaman
123
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Efrem Limsan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved