Konferensi Perempuan Timor

Lerry Mboeik Sebut Musuh Bersama Perempuan adalah Patriarkat, Simak Videonya!

Biasanya di tahun politik, suara-suara perempuan nyaris tak terdengar karena masing-masing sibuk dengan urusannya.

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Novemy Leo

POS-KUPANG.COM | SOE - Direktris PIAR NTT, Sarah Lerry Mboeik menjadi peserta Konferensi Perempuan Timor II di SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Mantan anggota DPD RI ini hadir bersama ratusan aktivis perempuan guna mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, dimulai Selasa (20/11/2017).

Lerry Mboeik mengapresiasi pelaksanaan Konferensi Perempuan Timor.

Dia menyerukan perempuan harus menyatukan langkah guna merebut kekuasaan demi perbaikan kesetaraan.

Lerry Mboeik juga mengatakan musuh bersama perempuan adalah patriarkat.

"Musuh kita, perempuan adalah patriarkat, melawan patriarkat bukan melawan sesama kita. Ini penting untuk ke depan menyatukan langkah guna merebut kekuasaan demi perbaikan kesetaraan, kita tidak mungkin berteriak di luar," tandas Lerry Mboeik.

Dia mengingatkan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik. Biasanya di tahun politik, suara-suara perempuan nyaris tak terdengar karena masing-masing sibuk dengan urusannya.

Menurutnya, kaum perempuan sering melakukan dikotomi, grup a, grup b, grup c. Kondisi ini menjadi faktor penghambat konsolidasi.

"Karena itu, saat ini harus dilakukan konsolidasi guna mencapai visi bersama perempuan. Bahwa kesetaraan itu tidak bisa direbut sendiri-sendiri, kita harus bersatu berjuang untuk merebut itu. Ke depannya, kita harus isi semua wilayah kekuasaan dalam konteks yang positif untuk bisa mengubah persoalan tidak setara menjadi setara," ujar Lerry Mboeik.

Simak pernyataan lengkap Lerry Mboeik dalam video di atas! (*)

Penulis: omdsmy_novemy_leo
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved