Begini Amanat Mensos yang Dibacakan GM PLN NTT Saat Upacara Hari Pahlawan

Saat membacakan sambutan Mensos itu, para peserta upacara diajak mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis

Begini Amanat Mensos yang Dibacakan GM PLN NTT Saat Upacara Hari Pahlawan
ISTIMEWA
General Manager (GM) PLN Wilayah NTT, Christyono saat membacakan amanat Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa di Kupang, Jumat (10/11/2017). 

POS KUPANG.COM, KUPANG -General Manager (GM) PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Christyono membacakan amanat Menteri Sosial (Mensos) RI Khofifah Indar Parawansa pada upacara Peringatan Hari Pahlawan di Halaman Kantor PLN Wilayah NTT, Kupang, Jumat (10/11/2017). Christyono bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara memperingati hari pahlawan ini dihadiri para manajer bidang, manajer Area Kupang, Manajer Sektor NTT, Manajer Unit P2K, dan karyawan PLN Kantor Wilayah, Area Kupang dan Sektor NTT. Upacara dimulai pukul 06.30 Wita.

Saat membacakan sambutan Mensos itu, para peserta upacara diajak mengenang para pendahulu, pahlawan, perintis kemerdekaan, dan pendiri Republik Indonesia. Sebab karena perjuangan mereka, bangsa Indonesia bisa menikmati hidup sebagai bangsa yang merdeka.

Baca: PLN Wilayah NTT Serahkan Bantuan Rumah Pintar di Perbatasan Belu dengan Timor Leste

"Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik telah ditambatkan oleh Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo dan Wakil Presiden H.M Jusuf Kalla melalui visi transformatof yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia, yakni:Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong," kata Christyono saat membacakan amanat Mensos.

"Dalam kerangka visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan ke depan yang disebut Nawacita. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah; ranah mental-kultural, ranah material (ekonomi), dan ranah politik," lanjutnya.

Baca: GM PLN NTT Kristiono Tinjau Panas Bumi Atadei-Lembata dalam Rangka Eksplorasi

Peringatan Hari Pahlawan 2017 mengambil tema "Perkokoh Persatuan Membangun Negeri". Tema tersebut dimaksudkan bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya adalah bangsa Indonesia harus bersatu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya yakni berdaulat, adil, dan makmur.

Dalam sambutan itu, Christyono juga mengatakan seperti amanat Bung Karno, bangsa Indonesia harus menghormati jasa pahlawannya. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia.

"Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari Bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia," tutur Christyono.

Christyono menambahkan, saatnya bangsa Indonesia menuntaskan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa dengan sikap mental positif dan konstruktif. Agar Indonesia menjadi bangsa yang merdeka,maju, berdaulat dan terbuka.

"Hanya dengan revolusi mental yang positif, optimis dan sadar riwayat kita sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat dan terbuka kita menyelami tantangan dan persoalan yang kita hadapi bersama dengan semangat persatuan di dalam kesetaraan seluruh anak bangsa tanpa diskriminasi," tutur Christyono.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan juga dilaksanakan oleh semua unit PLN se NTT, di tingkat Area dan Rayon. Yang menarik adalah upacara yang dilaksanakan PLN Area Sumba di Waingapu. Para peserta upacara sebagian memakai kostum seperti zaman perjuangan dulu. Sedangkan inspektur upacara, FX Suharto, Asisten Manajer Jaringan, memakai kostum putih-putih berpeci dan berkacamata.

Demikian siaran pers dari Humas PLN Wilayah NTT. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved