Mahasiswi Tewas di Kos

Aktivis HAM TTU Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Ikha Seran

Aktivis Komnas HAM di TTU minta polisi usut tuntas kasus kematian mahasiswi Unimor

Aktivis HAM TTU Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Ikha Seran
Pos Kupang/Teni Jenahas
Filiani Tahu

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM | KEFAMENANU - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Kabupaten TTU, Filiana Tahu mendesak polisi untuk secepatnya mengungkapkan penyebab kematian
Fransiska Maria F. Seran (18).

Ikha Seran demikian, almarhuma disapa ditemukan tewas dalam kamar kosnya di kos Galilea, BTN, Rabu malam (1/11/2017).

Filiana Tahu mengatakan hal itu kepada Pos Kupang, Jumat (3/11/2017).

Menurut Filiana Tahu, setelah membaca berita kematian Ikha Seran di media massa, ia merasa terpanggil untuk memberikan suara demi menegakan keadilan.

"Saya sebagai aktivis HAM yang merasa terpanggil untuk menyuarakan keadilan terkait kematian mahasiswi Unimor. Saya minta polisi secepatnya mengungkapkan penyebab kematian korban dan secepatnya mengamankan orang yang diduga saksi utama itu," kata Filiana Tahu yang juga Ketua Komisi C DPRD TTU.

Menurut Filiana Tahu, kasus kematian Ikha Seran menjadi perhatian DPRD agar bisa dibahas dalam lembaga DPRD terkait penertiban kos-kos di Kabupaten TTU.

DPRD juga mendorong polisi agar terus melakukan pendidikan kemasyarakatan untuk meminimalisir kasus sosial yang menimpa mahasiswi sebagai generasi penerus bangsa. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Marsel Ali
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved