Sabtu, 25 April 2026

Sebut Perppu Ormas Lahir karena Ahok, Mantan Rocker Ini Mendukung Penerapan Sistem Khilafah

Peraturan pemerintah pengganti uandang-undang itu dikeluarkan sebagai bentuk balas dendam atas kekalahan Ahok di Pilkada Jakarta

Editor: Alfons Nedabang
istimewa
Ustad Harry Moekti 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Mantan penyanyi rock Indonesia yang kini banting setir menjadi dai, Hariadi Wibowo atau yang akrab disapa Harry Moekti ikut aksi menolak pengesahan Perppu Ormas menjadi Undang-Undang (UU) di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/10/2017).

Harry Moekti berorasi di depan ribuan massa aksi damai 2410.

Secara lantang ia menolak Perppu Ormas.

Harry Moekti menuding peraturan pemerintah pengganti uandang-undang itu dikeluarkan sebagai bentuk balas dendam atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilkada Jakarta.

Baca: Aparat Desa Wederok Malaka Kewalahan Kumpul Kwitansi Dana Desa

"Perppu Ormas adalah akal-akalan karena Ahok kalah," katanya.

Mantan vokalis band Darodox itu bahkan mengecam pemerintahan Joko Widodo sebagai rezim yang represif terhadap kebebasan ekspresi dan berserikat warga Indonesia.

Oleh karena itu ia mendukung penerapan sistem khilafah di Indonesia.

"Sistem khilafah itu mengayomi minoritas," ujarnya. (Rizal Bomantama)

Berita ini sudah ditayang di Tribunnews.com dengan judul: Mantan Rocker Sebut Perppu Ormas Lahir Karena Ahok

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved